SLEMAN - Gelombang antusiasme pendukung PSS Sleman menyongsong partai final Championship musim 2025/2026, benar-benar tak terbendung.
Menyikapi banyaknya suporter Laskar Sembada yang tak kebagian tiket untuk laga di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Sabtu (9/5/2026) malam nanti, Pemkab Sleman langsung bergerak cepat.
Tak tanggung-tanggung, pusat keramaian nonton bareng (nobar) yang biasanya berpusat di Lapangan Pemda Sleman, kini digeser ke lokasi yang lebih lapang dan strategis.
Lapangan Denggung dipilih menjadi stadion kedua bagi ribuan pendukung yang ingin memberikan dukungan bagi Dominikus Dion dan kawan-kawan.
Baca Juga: Jelang Laga PSIM Jogja Kontra Malut United, Reva Adi Bicara Bahaya dan Ancaman dari Lini Depan Lawan
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan, keputusan memindahkan titik utama nobar ke Lapangan Denggung didasari oleh animo masyarakat yang membeludak.
Mengingat banyak warga yang mengeluh karena kehabisan tiket resmi di stadion.
"Karena animo tiket cukup banyak, sehingga kemungkinan yang datang nobar juga banyak. Kami alihkan ke lokasi yang lebih luas di Lapangan Denggung," katanya, Jumat (8/5/2026).
Oleh karena itu, dalam sesi nobar nanti Harda memastikan fasilitas layar lebar untuk memanjakan mata para suporter.
Tak hanya di pusat kota kabupaten, pemkab juga menginstruksikan seluruh kapanewon di Bumi Sembada untuk menyelenggarakan acara serupa.
Strategi ini diambil untuk memecah konsentrasi massa agar tidak menumpuk di satu titik saja.
"Kami ingin masyarakat tetap bisa menikmati atmosfer final dengan nyaman," tegasnya.
Disinggung mengenai jalannya laga, Harda mengaku tetap optimistis PSS mampu mengunci gelar juara.
Sebab, hal itu diharapkan sebagai obat penawar setelah sempat terjerembap ke kasta kedua pada musim sebelumnya.
"Skor 1-0 saja cukup untuk PSS. Kalau juara, masyarakat pasti sangat terhibur dan bersyukur.
Sebagai obat degradasi kemarin, sekarang langsung juara," cetusnya.
Baca Juga: Musim Perdana EPA di Super League, PSIM Jogja Mulai Temukan Fondasi Untuk Tim Akademi
Tak hanya itu, Harda juga membocoran terkait rencana selebrasi jika Laskar Sembada berhasil meraih trofi Championship musim 2025/2026 ini.
Rencananya bakal digelar arak-arakan piala pada hari Senin (11/5/2026) mendatang.
Kendati demikian, Harda berpesan agar para suporter tetap menjaga kondusivitas.
Pihak pemkab meminta euforia kemenangan nantinya tidak dirayakan secara berlebihan yang bisa merugikan ketertiban umum.
"Saat meluapkan kegembiraan ya terkontrol. Jangan sampai berlebihan supaya tidak mengakibatkan hal yang tidak diinginkan," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita