JOGJA - PSIM Jogja secara resmi sudah dipastikan aman dari ancaman degradasi pada kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Hingga pekan ke-31, Laskar Mataram menempati posisi ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 39 poin.
Meski sudah berada di zona aman, Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel memastikan timnya tetap menjaga intensitas dan keseriusan menghadapi tiga laga tersisa musim ini.
Terdekat, PSIM akan menghadapi Malut United pada pekan ke-32 Minggu (10/5/2026), di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul.
Menurut pelatih asal Belanda ini, kondisi pemain secara garis besar berada dalam situasi positif, baik secara fisik maupun mental.
"Kondisi pemain baik. Kami menjalani latihan dan persiapan dengan normal seperti biasa juga," katanya, Kamis (7/5/2026).
Dalam sesi latihan yang dilakukan, Van Gastel mengaku cukup menekankan pada aspek fisik yang dikombinasikan langsung dengan penggunaan bola.
Ia mengaku bukan tipe pelatih yang menyukai metode latihan tanpa bola.
"Saya tipe pelatih yang tidak suka berlari tanpa bola. Biasanya latihan fisik saya selalu dengan bola," ungkapnya.
Selain menjaga kondisi fisik, mantan asisten pelatih Feyenoord itu menegaskan fokus utamanya saat ini bukan semata-mata kekuatan lawan.
Melainkan bagaimana PSIM mempertahankan identitas permainan mereka sendiri.
Menurutnya, prinsip menyerang dan bertahan terus menjadi bagian utama dalam setiap sesi latihan yang dijalani tim.
"Ini tentang prinsip bertahan dan menyerang,
Dan itu ada di semua latihan yang kami lakukan. Soal lawan, saya fokus pada tim saya sendiri dan cara kami ingin bermain," ucapnya.
Van Gastel juga menilai tidak ada pertandingan mudah di kompetisi Indonesia, termasuk tiga laga sisa yang akan dihadapi PSIM hingga akhir musim.
Ia menyebut tim-tim papan atas seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, hingga Malut United sebagai lawan berat yang harus diantisipasi.
Musim ini, dari dua kali pertemuan dengan Persija Jakarta dan Persib Bandung, torehan PSIM sebagai tim promosi tidak terlalu buruk.
Di mana mereka meraih satu kekalahan dan satu hasil imbang, masing-masing melawan Persija dan Persib.
Pelatih berusia 54 tahun itu memastikan PSIM tetap ingin menutup musim dengan performa kompetitif, meski target bertahan di kasta tertinggi telah berhasil diamankan lebih awal.
Selanjutnya, saat menghadapi Malut United di putaran pertama, PSIM justru tampil mengejutkan dan menang 2-0 saat itu di kandang Malut United.
Namun demikian, Van Gastel menilai Malut tetaplah tim kuat dan harus diantisipasi.
"Jika melihat klasemen, pasti Bandung, Jakarta, Malut itu termasuk tim kuat. Tapi tidak hanya tim-tim itu saja, tidak ada pertandingan mudah di sini," ujarnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun