Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSIM Jogja Sudah Aman dari Degradasi, Van Gastel Pilih Bertahan: Negosiasi Kontrak Hampir Rampung

Fahmi Fahriza • Selasa, 5 Mei 2026 | 18:35 WIB
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel menyalami para pemainnya
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel mengapresiasi para pemainnya.

 

JOGJA - Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel memberi sinyal kuat dirinya akan melanjutkan kebersamaan dengan Laskar Mataram untuk musim depan. Negosiasi perpanjangan kontrak antara kedua belah pihak disebut sudah memasuki tahap final, bahkan telah dibangun sejak beberapa bulan terakhir.

Kepastian ini datang di tengah situasi yang cukup kontras. Di satu sisi PSIM sebagai tim promosi di BRI Super League 2025/2026 telah memastikan diri aman dari degradasi dengan tiga pekan tersisa. Sebuah capaian sesuai target awal manajemen untuk bertahan di kompetisi. Namun di sisi lain, performa tim justru tengah mengalami penurunan.

Dari total 18 peserta, PSIM saat ini menempati peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 39 poin. Posisi ini memang cukup untuk mengamankan tempat di liga, tetapi belum sepenuhnya mencerminkan stabilitas performa tim sepanjang musim.

Baca Juga: Derby DIY Kembali, Pelatih PSIM Jogja Van Gastel Sambut Promosi PSS Sleman ke Super League

PSIM tercatat belum meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir. Sebuah tren negatif yang menimbulkan pertanyaan terkait arah perkembangan tim ke depan.

Meski demikian, Van Gastel menegaskan komunikasi terkait kontrak barunya berjalan positif dan hampir mencapai kesepakatan. "Saya sedang bernegosiasi dengan PSIM untuk perpanjangan kontrak dan kami hampir menyelesaikannya. Jadi kemungkinan besar saya akan bertahan satu tahun lagi," katanya, Selasa (5/5).

Ia juga mengungkapkan, sejatinya pembicaraan soal perpanjangan kontrak itu bukan hal baru, karena sudah berlangsung secara informal sejak beberapa waktu lalu. "Komunikasinya sebenarnya sudah terjadi secara verbal sejak beberapa terakhir," ulasnya.

Baca Juga: Bupati Sleman Harda Kiswaya Berharap Derby DIY Dapat Mempererat Suporter PSS Sleman dan PSIM Jogja

Di luar aspek teknis, faktor personal juga menjadi pertimbangan penting bagi pelatih asal Belanda itu untuk tetap bertahan di Indonesia. "Saya suka traveling dan bekerja jauh dari negara saya. Saya juga menyukai Indonesia, budaya, alam, dan orang-orangnya," bebernya.

Keputusan untuk mempertahankan Van Gastel menunjukkan bahwa manajemen PSIM tetap mengedepankan stabilitas tim, meski performa dalam beberapa laga terakhir belum memuaskan. Dengan fondasi yang sudah mengamankan posisi di liga, perpanjangan kontrak bisa menjadi langkah lanjutan untuk membangun tim yang lebih kompetitif di musim berikutnya.

"Tim PSIM masih dalam pengembangan. Sekarang kami harus melihat ke depan dan menjadi lebih baik," tandasnya. (iza/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#Negosiasi Kontrak #Super League #Laskar Mataram #Jean Paul van Gastel #PSIM Jogja