Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunduli PSIS Semarang 3-0, PSS Sleman  Promosi ke Super League Musim Depan dan Siap Tantang Garudayaksa di Final Championship 2025/2026

Adib Lazwar Irkhami • Minggu, 3 Mei 2026 | 22:40 WIB
EUFORIA: Para pemain PSS Sleman menyambut selebrasi Junior Haqi yang mampu mencetak gol kedua ke gawang PSIS Semarang pada menit 58 di MagIS, Minggu (3/5/2026) sore. (Foto: Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
EUFORIA: Para pemain PSS Sleman menyambut selebrasi Junior Haqi yang mampu mencetak gol kedua ke gawang PSIS Semarang pada menit 58 di MagIS, Minggu (3/5/2026) sore. (Foto: Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

SLEMAN - PSS Sleman resmi mengunci satu tiket promosi secara otomatis ke Super League musim 2026/2027.

Kepastian itu didapat usai Laskar Sembada menang atas PSIS Semarang pada laga pamungkas dengan skor 3-0 di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Minggu (3/5/2026) sore.

Ketiga gol kemenangan PSS di laga melawan PSIS Semarang ini dicetak Gustavo Tocantins di menit ke-34.

Lalu, Junior Haqi pada menit ke-57, dan terakhir Arda Alfareza di menit 86 lewat tendangan bebas.

Baca Juga: Perketat Pengawasan, Inspektorat Kabupaten Sleman Targetkan 250 LHP Tahun Ini

Meskipun pada jam yang sama, dua pesaing lainnya Persipura Jayapura dan Barito Putera FC juga berhasil mendapatkan kemenangan.

Tapi, hasil itu tak membuat PSS beranjak dari puncak klasemen akhir Grup Timur.

Sehingga, selain mendapatkan tiket promosi secara otomatis, anak-anak Sleman juga berhak melaju ke partai final Championship 2025/2026.

Pada partai final itu nanti, PSS dijadwalkan bertemu dengan Garudayaksa FC. Sebab, tim milik Presiden Prabowo Subianto itu sudah terlebih dahulu menjuarai Grup Barat.

 Diketahui, atas kemenangan dari Laskar Mahesa Jenar kali ini, PSS tetap kokoh di puncak klasemen Grup Timur dengan raihan 56 poin.

Lalu, Persipura duduk di posisi kedua dengan poin sama. Tim Mutiara Hitam kalah secara head to head dengan Super Elja.

Sementara, Barito Putera FC tetap ada di peringkat ketiga dengan 53 poin.

Hasil ini tak mampu membawa Laskar Antasari masuk ke babak play-off perebutan juara ketiga Championship musim 2025/2026.

Pelatih PSS Ansyari Lubis mengaku sangat bersyukur atas kemenangan di laga kali ini.

Sebab, kemenangan ini sudah sesuai dengan apa yang diinginkan oleh seluruh pemain.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Masyarakat Kota Jogja Diminta Selektif Beli Hewan Kurban

Apalagi sebelum para pemain datang ke Sleman, mereka sudah mempunyai keinginan untuk bisa membawa tim promosi. 

 "Hari ini mereka buktikan. Ini kualitas pemain yang sangat baik.

Mereka bertarung, mereka memperjuangkan apa yang mereka ingin capai," katanya usai pertandingan. 

Atas kemenangan ini Ansyari juga berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendoakan seluruh pemain.

Sebab, atas doa tersebut saat ini tim kebanggaan masyarakat Sleman bisa promosi ke Super League. 

"Karena momen ini semuanya bisa bahagia, kami lolos lagi ke Liga 1," tegasnya. 

Di sisi lain, Pelatih PSIS Semarang Kas Hartadi mengucapkan selamat untuk PSS Sleman yang bisa kembali bermain ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.  

"Untuk pertandingan tadi, sebetulnya bagus sekali di malam ini. Semoga PSIS musim yang akan datang bisa kembali ke Liga 1," lontarnya. 

Laga antara PSS melawan PSIS sebenarnya berjalan menarik. Anak-anak Sleman yang berambisi meraih kemenangan, sukses bermain dengan sangat solid.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, PSS langsung mengambil inisiatif serangan.

Ambisi untuk mengamankan poin penuh membuat Kim Jeffrey Kurniawan dan kawan-kawan terus mengurung lini pertahanan PSIS. 

Baca Juga: Persib Bandung Nyaris Sempurna di GBLA, PSIM Jogja Siap Tantang meski Datang dengan Tren Buruk

Serangan bergelombang yang dilancarkan, akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-34.

​Berawal dari pergerakan cerdik Frédéric Injaï, pemain asal Prancis itu melepaskan umpan matang yang langsung disambar Gustavo Tocantins.

 Tanpa kesulitan berarti, striker asal Brasil ini menceploskan bola ke gawang PSIS. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

​Memasuki paruh kedua, tensi pertandingan sedikit menurun. Meski demikian, jual beli serangan tetap tersaji di atas lapangan hijau.

PSS yang sudah unggul satu bola tidak lantas mengendurkan tekanan dan tetap mendominasi jalannya laga.

​Keputusan pelatih memasukkan tenaga baru terbukti jitu. Junior Haqi yang masuk menggantikan Terens Puhiri, langsung memberikan dampak instan. 

Pada menit ke-57, melalui skema tendangan sudut yang melengkung tajam, bola kiriman Haqi gagal diantisipasi barisan pertahanan PSIS dan bersarang di pojok gawang. PSS menjauh dengan keunggulan 2-0.

​Pesta kemenangan Super Elang Jawa akhirnya ditutup dengan aksi berkelas dari Arda Alfareza.

Baca Juga: Masyarakat Diminta Waspada, Puting Beliung Intai Jogjakarta selama Peralihan Musim

Pada menit ke-86, pemain bernomor punggung 8 yang menjadi eksekutor tendangan bebas melepaskan sepakan melengkung.

Bola pun meluncur deras tanpa mampu dibendung, sekaligus mengubah papan skor menjadi 3-0. (ayu/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#pss naik kasta #PSS #PSS Sleman #Super League