JOGJA - Peluang Fahreza Sudin untuk melanjutkan karier bersama PSIM Jogja terbuka cukup lebar. Meski saat ini ia hanya terikat kontrak selama satu musim di kompetisi BRI Super League 2025/2026, pemain asal Ternate itu menunjukkan sinyal positif untuk tetap bertahan di Laskar Mataram pada musim mendatang.
Sejauh ini, Fahreza mengaku menikmati perjalanan musim perdananya di Jogja. Tidak hanya dari sisi sepak bola, tetapi juga kehidupan di luar lapangan yang dinilainya sangat mendukung proses adaptasi. Ia merasa bisa langsung menyatu dengan lingkungan baru tanpa hambatan berarti.
Baca Juga: Kekeluargaan Jadi Kunci Hadapi Empat Laga Sisa PSS Sleman
"Di Jogja saya cocok dan langsung nyetel. Soalnya banyak orang Timur, termasuk orang Ternate yang kuliah di sini. Orang Jogja juga ramah, jadi saya cocok," ujar Fahreza, Senin (6/4/2026).
Faktor kedekatan budaya dan keberadaan komunitas perantau dari Indonesia Timur menjadi salah satu alasan utama yang membuatnya cepat merasa nyaman. Situasi itu membantu Fahreza menjaga stabilitas mental selama menjalani kompetisi yang padat.
Tak hanya itu, gaya hidup di Jogja yang dinamis namun tetap santai juga menjadi nilai tambah bagi pemain berusia muda tersebut. Ia mengaku tidak mengalami culture shock sejak pertama kali bergabung, bahkan mulai menikmati kesehariannya di kota ini.
Baca Juga: Duel Lawan Barito Putera FC Jadi Partai Hidup Mati PSS Sleman
"Tidak ada kendala yang saya hadapi. Semua aman dan berjalan lancar saja sejauh ini," ungkapnya.
Kenyamanan itu secara tidak langsung membuka peluang bagi Fahreza untuk mempertimbangkan masa depan jangka panjang bersama PSIM. Ia menegaskan siap dan terbuka jika manajemen memberikan kepercayaan lebih dengan menawarkan perpanjangan kontrak. "Kontrak saya kan satu tahun. Tapi kalau diperpanjang saya tetap siap main di sini," tegasnya.
Di sisi lain, status kontrak Fahreza yang hanya berdurasi satu musim membuat masa depannya masih bergantung pada evaluasi tim di akhir kompetisi. Namun, dengan adaptasi yang berjalan mulus serta kontribusi yang mulai terlihat di lapangan, peluang untuk melanjutkan kebersamaan bukan hal yang mustahil.
Baca Juga: Pemkab Gunungkidul Segera Terapkan WFH, Pergerakan Pegawai Diawasi Kerat lewat Sistem Aplikasi
PSIM sendiri masih menyisakan sejumlah pertandingan penting hingga akhir musim. Konsistensi performa akan menjadi faktor penentu, tidak hanya bagi pencapaian tim, tetapi juga bagi nasib para pemain, termasuk Fahreza Sudin, dalam menentukan langkah berikutnya di kompetisi mendatang.
"Saya ingin terus berkontribusi, dan berusaha menambah gol serta membantu tim di sisa-sisa pertandingan musim ini," paparnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun