SLEMAN - Produktivitas gol PSS Sleman melonjak drastis usai menaklukkan Persipal Palu FC di Maguwoharjo International Stadium (MaglS), Sabtu (4/4/2026) . Dalam laga itu, Laskar Sembada sukses melumat tamunya dengan skor tujuh gol tanpa balas.
Dalam kemenangan besar itu, ada satu nama yang perannya tak tergantikan di skuad utama PSS. Nama pemain itu adalah Gustavo Tocantins. Di laga itu, striker asing asal Brasil ini berhasil mencetak empat gol, masing-masing dua gol di babak pertama dan dua gol babak kedua.
Baca Juga: Solihul Hadi dan Eko Djoko Widiyatno Bakal Bersaing Duduki Kursi Ketua DPC PKB Kota Jogja
Quattrick Gustavo Tocantins ke gawang Persipal Palu FC itu tentu menjadi torehan istimewa. Sebab, gol itu menjadi catatan gol terbanyak dalam satu pertandingan pada musim ini.
Gol-gol tersebut juga berhasil menuntaskan rasa penasaran Gustavo Tocantins yang sebelumnya belum mampu mencetak gol ke gawang Laskar Tadulako pada putaran kedua dan ketiga.
Selain itu, atas gol-gol ini juga membuat predikat Gustavo Tocantins menjadi mesin gol di PSS Sleman tak tergantikan. Sebab, dari tambahan gol itu, pemain bernomor punggung 11 itu kini berhasil mengemas total 19 gol, sembilan assist dari 21 laga yang telah dijalaninya.
Baca Juga: PSIM Jogja Dituntut Konsisten, Van Gastel Akui Beratnya Semua Pertandingan di Sisa Kompetisi
"Saya selalu punya motivasi besar untuk mencetak gol bagi PSS," ujar Gustavo Tocantins, Minggu (5/4/2026).
Meski memiliki motivasi untuk selalu mencetak gol bagi PSS di setiap pertandingan, Tocantins sendiri mengaku tidak bisa melakukannya sendiri. Menurutnya, gol-gol yang ia persembahkan itu juga ada campur tangan dari pemain-pemain lain.
"Saya senang bermain bersama rekan setim karena mereka banyak membantu dengan umpan-umpan yang memudahkan saya mencetak gol," bebernya.
Baca Juga: Peluang Promosi Kian Dekat, Pelatih Ansyari Lubis Ingin PSS Sleman Tetap Konsisten
Tak hanya itu, bagi Tocantins kemenangan besar dari tim lawan juga tidak lepas dari para pemain yang bisa menjalankan taktikal yang telah diarahkan oleh pelatih dan direktur teknik.
"Kami bermain sangat bagus karena bisa menjalankan instruksi dari Coach Ansyari Lubis dan Coach Pieter," lontarnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun