JOGJA - Bek PSIM Jogja Franco Ramos Mingo menegaskan, target utama timnya pada musim kompetisi BRI Super League 2025/2026 tetap berfokus pada upaya menghindari degradasi. Pernyataan itu menegaskan sikap realistis yang dipegang skuad PSIM sejak awal musim, di tengah dinamika kompetisi yang berjalan ketat.
Meski saat ini posisi tim mulai menjauh dari zona degradasi dan berada di papan tengah klasemen, Franco mengingatkan perjuangan belum sepenuhnya selesai. Sejauh ini dari 18 tim yang berkompetisi dan hingga pekan ke-25, PSIM berada di peringkat 8 klasemen sementara dengan torehan 38 poin.
"Bersama PSIM, kami memiliki tujuan yang sangat jelas sejak awal musim, yaitu bagaimana caranya untuk tidak terdegradasi," ujar Franco, Kamis (26/3/2026).
Menurut pemain asal Argentina tersebut, target itu menjadi fondasi utama yang membentuk cara bermain dan pendekatan tim sepanjang musim. Ia menilai, fokus terhadap tujuan awal justru menjadi kunci bagi PSIM untuk tetap stabil di tengah tekanan kompetisi.
Selain itu, Franco juga menegaskan tim belum berada dalam posisi yang benar-benar aman. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pemain untuk tetap menjaga konsentrasi dan tidak terlena dengan posisi klasemen saat ini.
"Posisi kami cukup bagus, tapi saat ini kami belum sepenuhnya aman. Nanti ketika kami mencapai tujuan itu, tentu akan terasa jauh lebih baik bagi kami," lanjutnya.
Ia menambahkan, setelah target bertahan di liga berhasil diamankan, barulah tim bisa mulai memikirkan kemungkinan lain. Termasuk seberapa jauh PSIM mampu melangkah hingga akhir musim.
Dengan sejumlah laga tersisa, PSIM kini dituntut mampu menjaga ritme permainan serta memaksimalkan setiap peluang untuk meraih poin. Target bertahan di kompetisi bukan hanya menjadi beban, tetapi juga motivasi bagi tim untuk menutup musim dengan hasil yang sesuai harapan.
"Begitu kami mencapai tujuan itu, saya pikir kami bisa melihat seberapa jauh kami bisa melangkah bersama tim," katanya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun