Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Federasi Sepak Bola Iran: Kami Akan Memboikot AS, Tapi Bukan Piala Dunia

Satria Putra Sejati • Jumat, 20 Maret 2026 | 12:35 WIB

Starting line up Iran saat melawan Qatar pada matchday ke empat grup A Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia
Starting line up Iran saat melawan Qatar pada matchday ke empat grup A Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia

RADAR JOGJA - Presiden Federasi sepak bola Iran akan boikot Amerika Serikat, tapi bukan Piala Dunia, seperti dilansir kantor berita Iran, Fars.

Keikutsertaan Iran di putaran final, yang akan diselenggarakan bersama oleh AS, Meksiko, dan Kanada pada musim panas ini, menjadi diragukan setelah AS dan Israel melancarkan serangan udara ke negara tersebut pada akhir Februari.

Iran dijadwalkan memainkan ketiga pertandingan grupnya di AS, namun ketua federasi sepak bola negara tersebut, Mehdi Taj, mengatakan pada Rabu akan mempersiapkan diri untuk Piala Dunia.

“Kami akan memboikot AS, tetapi kami tidak akan memboikot Piala Dunia,” ujarnya.

Pernyataan itu menyusul kutipan yang dikaitkan dengan Taj yang diunggah di akun X Kedutaan Besar Iran di Meksiko pada Selasa, di mana ia mengatakan sedang bernegosiasi dengan FIFA untuk memindahkan pertandingan Iran ke Meksiko.

“Ketika Presiden Donald Trump secara eksplisit menyatakan bahwa ia tidak dapat menjamin keamanan tim nasional Iran, kami tentu tidak akan bepergian ke Amerika,” bunyi pernyataan tersebut.

“Kami saat ini sedang bernegosiasi dengan FIFA untuk menggelar pertandingan Iran di Piala Dunia di Meksiko,” imbuhnya.

Dalam pernyataan pada hari Selasa, FIFA mengatakan bahwa mereka terus menjalin komunikasi dengan semua asosiasi anggota yang berpartisipasi, termasuk Iran, untuk membahas perencanaan Piala Dunia FIFA 2026.

FIFA menantikan semua tim peserta bertanding sesuai jadwal pertandingan yang diumumkan pada 6 Desember 2025.

Presiden FIFA Gianni Infantino secara terbuka menanggapi konflik di Timur Tengah untuk pertama kalinya setelah berakhirnya rapat dewan FIFA.

"FIFA menantikan semua tim yang berpartisipasi di Piala Dunia FIFA untuk bertanding dengan semangat fair play dan saling menghormati," kata Gianni Infantino.

“Kami memiliki jadwal,” tambahnya. “Kami akan segera mengonfirmasi 48 tim yang bertanding dan kami ingin Piala Dunia FIFA berlangsung sesuai jadwal,” jelasnya.

Bahkan jika pertandingan grup Iran dipindahkan, masih akan ada masalah dengan pertandingan sistem gugur berikutnya. Jika Iran dan AS finis di posisi kedua di grup masing-masing, misalnya, kedua tim akan bertemu di AT&T Stadium di Arlington, Texas, pada 4 Juli.

Memindahkan pertandingan akan menjadi hal yang belum pernah terjadi sebelumnya kurang dari tiga bulan sebelum dimulainya Piala Dunia.

Trump mengatakan pekan lalu bahwa tidak layak bagi Iran untuk bermain di Piala Dunia demi keselamatan dan nyawa mereka.

Ketika ditanya pada hari Selasa apakah Meksiko bersedia menjadi tuan rumah pertandingan tersebut, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengatakan dalam konferensi pers: “Ya. Meksiko menjalin hubungan diplomatik dengan setiap negara di dunia, oleh karena itu kami akan menunggu keputusan FIFA.”

Kantor berita Fars juga mengutip pernyataan Taj bahwa Iran berencana untuk tetap menggelar pertandingan persahabatan melawan Nigeria dan Kosta Rika di Turki pada akhir bulan ini.

Editor : Satria Putra Sejati
#meksiko #boikot #Mehdi Taj #Claudia Sheinbaum #FIFA #as #iran #Amerika Serikat #gianni infantino #piala dunia