RADAR JOGJA – Persijap Jepara akan melawat ke Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul untuk menantang tuan rumah PSIM Jogja pada pekan ke-25 BRI Super League 2025/26, Rabu (11/3) malam.
Meskipun berada di luar zona merah, ancaman terus mengancam Laskar Kalinyamat karena koleksi 20 poin, poin yang sama dengan Semen Padang di zona degradasi.
Maka dari itu, Persijap bertekad untuk meraih poin demi poin dari setiap pertandingan demi berupaya bertahan di kasta tertinggi.
Menghadapi PSIM di SSA Persijap terpaksa tidak akan diperkuat oleh beberapa pemain andalannya seperti Wahyudi Hamisi dan Jose Luis Espinosa Arroyo atau Rubio.
“Adanya pemain yang absen, dalam sepakbola itu adalah hal yang biasa akibat kartu kuning, kartu merah atau cedera,” kata pelatih Persijap, Mario Lemos.
“Kita datang dengan fokus penuh dan kita akan coba untuk mendapatkan poin karena itu yang kita butuhkan,” imbuhnya.
Mario Lemos menegaskan Persijap akan tetap mempertahankan pola permainan utama meskipun tanpa Hamisi dan Rubio karena pilar lainnya masih dapat bermain.
Menanggapi tekanan yang dihadapi tim dengan persaingan zona degradasi yang kian memanas, pelatih asal Portugal tersebut menganggap hal tersebut sebuah hal yang biasa.
“Kita sadari hal itu. Saat ini kita punya 20 poin, sama dengan Madura United dan Semen Padang,” jelasnya.
“Yang pasti kita tekankan adalah setiap langkah saat ini adalah final karena kita memang sangat membutuhkan poin dan saat ini kita harus bisa mendapatkan poin di setiap laga,” tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati