Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pelatih PSS Sleman Ansyari Minta Para Pemainnya Bisa Improvisasi 

Adib Lazwar Irkhami • Selasa, 10 Maret 2026 | 21:46 WIB

Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis.
Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis.

SLEMAN -  PSS Sleman berhasil meraih kemenangan krusial pada pekan ke-21 lalu setelah mengalahkan tuan rumah Persela Lamongan dengan gol tunggal dari sontekan Irvan Mofu pada hari Minggu (1/3/2026).

Meskipun berhasil mencetak gol cepat, Irvan Movu harus ditarik keluar sebelum babak pertama usai. Situasi ini lah yang memaksa tim pelatih Laskar Sembada melakukan pergantian pemain yang bukan berposisi striker murni. Ini karena pada pertandingan itu, Gustavo Tocantins absen karena akumulasi kartu kuning.

Pelatih PSS Ansyari Lubis mengatakan dalam sepak bola, situasi seperti itu bukan hal yang baru. Sebab banyak tim besar yang pernah menghadapi kondisi serupa dan mampu mengatasinya dengan penyesuaian taktik.

"Dalam sepak bola itu sebenarnya bukan masalah besar. Banyak contoh dari tim bermain tanpa striker murni dengan skema false nine, dan itu bisa menjadi referensi bagi kami," ujarnya, Selasa (10/3/2026).

Ansyari mengatakan hal itu bukan tanpa alasan. Sebab, menurutnya, dalam sepak bola segala sesuatunya bisa terjadi kapan pun. Termasuk kondisi pemain yang tidak selalu berada dalam kondisi ideal.

Oleh karena itu, baginya hal itu harus diantisipasi dengan mempersiapkan opsi dan improviasi taktik agar tim tetap kompetitif di setiap pertandingan.

"Dengan sisa enam pertandingan ini, semuanya bisa saja terjadi. Mulai dari kondisi pemain dan berbagai situasi lainnya. Karena itu secara taktik kami harus siap melakukan banyak improvisasi," tuturnya. (ayu/laz)

 

 

Editor : Herpri Kartun
#PSS #ansyari lubis #Irvan Mofu #laskar sembada #PSS Sleman #kartu kuning #Gustavo Tocantins #persela lamongan #False Nine #Sepak Bola