RADAR JOGJA - AC Milan memangkas keunggulan atas Inter Milan di puncak Serie A menjadi tujuh poin setelah kemenangan 1-0 dalam derby Della Madonnina di San Siro, Senin (9/3) dini hari.
Gol Pervis Estupinan di babak pertama membuat Rossoneri meraih kemenangan ganda derby Serie A atas rival sekota Nerazzurri untuk pertama kalinya sejak 2011.
Kemenangan ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Inter di Derby della Madonnina menjadi tujuh pertandingan, sementara Massimiliano Allegri mengamankan kemenangan kelimanya dari 10 derbi sebagai pelatih Rossoneri dalam dua periode.
Milan hampir unggul ketika Luka Modric memanfaatkan kesalahan kiper Inter, Yann Sommer, namun tembakannya meleset tipis.
Inter telah menjalani 15 pertandingan liga tanpa terkalahkan sejak kekalahan 1-0 dari Milan pada November lalu dan telah mencetak gol di setiap pertandingan Serie A dalam rangkaian tersebut, tetapi perjalanan sedikit lebih sulit akhir-akhir ini.
Tim asuhan Cristian Chivu dikejutkan oleh klub Norwegia Bodo/Glimt di babak playoff Liga Champions dan hanya mampu meraih hasil imbang tanpa gol di leg pertama semifinal Coppa Italia melawan tim promosi Como pekan lalu.
Pada laga ini, Nerazzurri seharusnya unggul terlebih dahulu ketika Henrikh Mkhitaryan berlari sejauh 40 yard melewati tiga bek dan masuk ke kotak penalti Rossoneri , namun tendangannya lemah dan langsung mengarah ke dada Mike Maignan.
Sebaliknya, hampir semenit kemudian, Milan unggul berkat umpan terukur sempurna melalui celah di pertahanan Inter dari Youssouf Fofana.
Bek sayap Estupinan yang melakukan overlap menahan Luis Henrique yang mengejar sebelum dengan tegas melepaskan tembakan kaki kirinya tinggi ke dalam tiang dekat gawang Sommer.
Milan hampir menggandakan keunggulan sebelum jeda setelah Christian Pulisic mengirimkan umpan silang rendah, tetapi penyelesaian Alexis Saelemaekers melenceng di bawah tekanan dari Federico Dimarco.
Setelah jeda, serangan balik dari Pulisic menciptakan peluang tembakan bagi Rafael Leao, tetapi tembakannya melambung di atas gawang sebelum tendangan keras Fofana berhasil ditepis oleh Sommer.
Inter mengancam ketika Ange-Yoan Bonny menyundul bola melewati mistar gawang, dan di waktu tambahan Pio Esposito berputar di area penalti hanya untuk mengirimkan tendangan volinya melenceng saat Milan bertahan untuk tetap mengawasi para pemimpin klasemen.
Editor : Satria Putra Sejati