Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dua Kali Bangkit, Chelsea Singkirkan Wrexham dari FA Cup di Extra Time

Satria Putra Sejati • Minggu, 8 Maret 2026 | 11:17 WIB

Selebrasi para pemain Chelsea setelah memastikan kemenangan melawan Wrexham di FA Cup
Selebrasi para pemain Chelsea setelah memastikan kemenangan melawan Wrexham di FA Cup

RADAR JOGJA - Chelsea dua kali bangkit dari ketertinggalan untuk menghindari kejutan di FA Cup dengan kemenangan 4-2 melalui extra time di kandang Wrexham yang bermain dengan 10 orang.

Dengan kehadiran pemilik selebriti Ryan Reynolds dan Rob Mac, tim Wales yang ambisius itu bermimpi meraih kemenangan bersejarah saat memimpin di SToK Cae Ras yang ramai melalui gol Sam Smith.

Gol bunuh diri yang beruntung memungkinkan tim London yang lamban itu menyamakan kedudukan, namun harapan Wrexham bangkit kembali dengan gol improvisasi Callum Doyle 12 menit sebelum waktu normal berakhir.

Namun, itu tidak terjadi, karena Josh Acheampong menyamakan kedudukan untuk kedua kalinya, dan Alejandro Garnacho serta Joao Pedro memastikan tempat Chelsea di perempat final pada babak tambahan setelah tuan rumah kehilangan George Dobson yang diusir wasit.

Wrexham merasa pantas mendapat lebih dan berpikir telah menyamakan skor menjadi 3-3 sebelum gol telat Pedro melalui Lewis Brunt, tetapi upaya Brunt dinyatakan offside secara tipis oleh VAR dalam akhir pertandingan yang mendebarkan.

Ini adalah cara yang menyedihkan bagi perjalanan Wrexham di FA Cup untuk berakhir, tetapi, bagaimanapun, momen ini menandai bab lain yang menonjol dalam kenaikan luar biasa.

Wrexham, yang telah mengeliminasi Nottingham Forest dalam kompetisi ini, bermain di putaran kelima FA Cup untuk pertama kalinya dalam 29 tahun.

Namun, tim asuhan Phil Parkinson, yang saat ini berada di peringkat keenam di divisi kedua Inggris, kini akan kembali fokus pada tujuan utama yakni meraih promosi keempat berturut-turut yang belum pernah terjadi sebelumnya dan tempat di Premier League bersama Chelsea.

Dan kenangan tentang bagaimana mereka hampir mengalahkan juara dunia klub saat ini juga dapat menjadi motivasi bagi mereka dalam perjuangan playoff.

Dengan mempertimbangkan perjalanan Liga Champions ke Paris Saint Germain, Chelsea melakukan sembilan pergantian pemain dan meninggalkan pemain seperti Cole Palmer, Moises Caicedo, dan Enzo Fernandez.

Akibatnya, penampilan di babak pertama terputus-putus dan Wrexham memanfaatkannya. Pendekatan langsung membuahkan hasil pada menit ke-18 saat Smith menangkap umpan panjang dari Doyle dan melepaskan tembakan keras yang melewati Robert Sánchez dari jarak 18 yard.

Gol penyeimbang Chelsea datang melawan arus permainan pada menit ke-40 dan melibatkan keberuntungan besar. Liam Delap berhasil berbalik dan menerobos dari tengah lapangan, tetapi tembakan Garnacho terlihat tidak efektif hingga dihalau dari garis gawang oleh George Thomason dan memantul masuk ke gawang melalui kiper Arthur Okonkwo.

Babak kedua berlangsung dengan serangan bolak-balik, dan kedua tim memiliki banyak peluang. Wrexham merasa seharusnya mendapat penalti saat tembakan Ollie Rathbone tampaknya mengenai lengan Marc Guiu.

Tuan rumah secara dramatis merebut kembali keunggulan melalui penyelesaian brilian dan instingtif Doyle. Josh Windass melepaskan tembakan ke area yang ramai setelah Chelsea gagal membersihkan tendangan sudut, dan Doyle bereaksi dengan brilian untuk mengarahkan bola melewati Sánchez.

Namun, keunggulan hanya bertahan empat menit saat Acheampong menghantam atap gawang setelah Dobson kehilangan penguasaan bola.

Neto menendang bola ke mistar gawang saat Chelsea berusaha mencetak gol penentu di menit-menit akhir, dan malam Dobson semakin buruk setelah dia diusir dari lapangan setelah tinjauan VAR atas tekel tinggi terhadap Garnacho.

Max Cleworth hampir mencuri kemenangan untuk tim yang bermain dengan 10 orang di waktu tambahan, tetapi tendangannya yang kuat terlalu dekat dengan Sanchez, dan Chelsea memanfaatkan keunggulan di babak pertama extra time.

Garnacho mencetak gol dengan tendangan voli dari jarak dekat setelah menerima umpan silang dari Dario Essugo.

Wrexham berpikir mereka telah menyamakan skor menjadi 3-3 saat Brunt mencetak gol dari sundulan Kieffer Moore, tetapi ia berada dalam posisi offside. Tim Phil Parkinson terus menekan, tetapi Pedro yang memiliki kata akhir.

Editor : Satria Putra Sejati
#fa cup #chelsea #Wrexham