RADAR JOGJA - Semen Padang resmi memperkenalkan Imran Nahumarury sebagai pelatih baru klub untuk arungi sisa laga BRI Super League 2025/26.
Imran menggantikan posisi Dejan Antonic yang dipecat setelah hasil imbang dalam laga kandang melawan PSIM Jogja.
Semen Padang, meskipun unggul jumlah pemain sejak menit ke-37 di babak pertama, tidak mampu meraih kemenangan melawan Laskar Mataram.
Skor kacamata alias 0-0 bertahan hingga laga usai dimana hasil tersebut merupakan sebuah kerugian besar bagi Semen Padang yang berupaya keluar dari zona degradasi.
Kabau Sirah kini masih tertahan di dasar klasemen dengan 17 poin dari 24 laga.
"Welcome coach Imran Nahumarury at Semen Padang FC," tulis instagram klub.
Hadirnya Imran tentu saja diharapkan dapat membawa Semen Padang bangkit dengan 10 laga tersisa.
Hal tersebut dilakukan demi membawa Kabau Sirah meraih poin demi poin untuk keluar dari zona merah degradasi.
Persaingan di zona degradasi juga cukup panas. Persijap Jepara dan Madura United yang berada di zona aman hanya unggul dua poin dari PSBS Biak di batas atas zona degradasi.
Semen Padang dan Persis Solo di posisi terbawah juga hanya memiliki selisih tiga poin.
Editor : Satria Putra Sejati