RADAR JOGJA – Persija Jakarta bertekad bangkit dari hasil minor dalam laga kandang terakhir saat menjamu PSM Makassar di Jakarta International Stadium dalam laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/26 pada Jumat (20/2) malam.
Dalam laga terakhir di kandang, Persija takluk di tangan Arema FC berkat brace dari Gabriel Silva di menit akhir pertandingan yang mengakhiri catatan enam kemenangan beruntun Macan Kemayoran.
Sayangnya, Persija dalam pertandingan ini tidak akan diperkuat oleh dua pilar pertahanan yakni Rizky Ridho karena akumulasi kartu dan Paulo Ricardo yang cedera.
Pelatih Persija, Mauricio Souza mengaku absennya dua pemain tersebut tidak akan menjadi masalah bagi Macan Kemayoran.
“Kita punya pemain pengganti yang bisa gantikan dan akan mainkan formasi terbaik,” kata Mauricio.
Juru taktik asal Brasil tersebut justru mengaku absennya dua pilar Persija tersebut menjadi momen bagi timnya untuk melakukan rotasi.
Juga, mencari pengganti apabila diwaktu yang akan datang ada kejadian serupa. Sehingga tidak perlu memusingkan pengganti.
“Jadi itu adalah momen bagi pemain lain untuk membuktikan kualitas karena mereka adalah dua pemain penting. Semua pemain saya kasih kesempatan main dan saya percaya,” tambahnya.
Mengetahui kondisi lapangan yang kurang ideal karena masih dalam perawatan, Mauricio paham akan resiko yang akan timbul.
Nnamun, dia menegaskan tiga poin merupakan harga yang tidak bisa di tawar lagi.
“Bagaimanapun kita harap main baik dengan bawa tiga poin,” tegasnya.
Persija datang ke pertandingan ini dengan berada di peringkat ketiga klasemen dengan 44 poin, selisih tiga poin dari Persib Bandung di puncak dan dua poin dari Borneo FC di posisi kedua.
Tambahan tiga poin dalam pertandingan ini akan membawa Macan Kemayoran naik ke posisi kedua dengan koleksi poin yang sama dengan Pangeran Biru.
Sementara itu, PSM datang ke laga ini dengan menempat peringkat ke-13 klasemen dengan 13 poin.
Editor : Satria Putra Sejati