RADAR JOGJA - Setelah sukses meraih kemenangan di Coppa Italia tengah pekan lalu, Como yang berada di peringkat keenam akan menjamu Fiorentina, tim yang sedang berjuang di Serie A/ Liga Italia, di Sinigaglia pada Sabtu (14/2) malam.
Lariani baru-baru ini mencapai semifinal Coppa Italia dengan mengalahkan Napoli, sementara la Viola, berjuang untuk bertahan di liga.
Kurang dari dua tahun sejak terdegradasi dari Serie B, Como sudah bersaing untuk finis di empat besar dan juga berpeluang memenangkan Coppa Italia pertama.
Perjalanan klub Lombardy di Coppa Italia berlanjut dengan kemenangan dramatis dari Napoli pada tengah pekan, setelah sebelumnya menyingkirkan Sudtirol, Sassuolo, dan Fiorentina.
Setelah hasil imbang di Serie A di Stadio Maradona pada awal November, Cesc Fabregas menyaksikan timnya menahan imbang juara bertahan Scudetto dengan skor 1-1 yang menegangkan, sebelum akhirnya menang 7-6 melalui adu penalti.
Kiper Belgia Jean Butez menjadi pahlawan Lariani, dengan gemilang menyelamatkan tendangan penalti terakhir Napoli dan menyiapkan semifinal dua leg melawan Inter.
Sebelumnya, Como telah mencetak 12 gol dalam tiga kemenangan beruntun sebelum ditaklukkan oleh Atalanta dimana Como gagal memanfaatkan keunggulan bermain dengan 10 pemain selama lebih dari 80 menit, karena pemain bintang Nico Paz gagal mengeksekusi penalti di waktu tambahan.
Setelah bangkit kembali dengan mencapai semifinal Coppa Italia pertama dalam 40 tahun, Lariani sekarang akan mencari kemenangan ketujuh dari 10 pertandingan dan clean sheet keempat berturut-turut di Serie A.
Meskipun Fiorentina menang 2-0 pada kunjungan terakhir ke Sinigaglia, la Viola kalah pada pertandingan balasan musim ini dengan skor 2-1 dan kembali dikalahkan pada pertandingan Coppa Italia bulan lalu di Stadio Franchi.
Saat ini, Fiorentina tertinggal 23 poin dari Como di klasemen Serie A, dengan kedua klub terus bergerak ke arah yang berlawanan.
Como bermimpi meraih Liga Champions, tetapi Fiorentina menghadapi perjuangan tak terduga untuk bertahan di kasta tertinggi, setelah kalah di setengah pertandingan liga sejauh ini.
Meskipun tampak mulai bangkit setelah paruh pertama musim yang buruk, tiga kekalahan beruntun membuat la Viola kembali terperosok ke zona degradasi.
Rentetan kekalahan itu diikuti oleh hasil imbang 2-2 di kandang melawan Torino pekan lalu, di mana tim asuhan Paolo Vanoli berjuang keras untuk bangkit dari ketertinggalan tetapi kebobolan gol penyeimbang di menit-menit akhir.
Kini terpaut tiga poin dari zona aman, Fiorentina hanya mencatatkan satu clean sheet dalam 19 pertandingan Serie A terakhir sambil kebobolan rata-rata 1,7 gol.
Jadi, sebelum mengunjungi Jagiellonia Bialystok untuk leg pertama babak playoff Conference League, mengalahkan Como tanpa kebobolan bisa menjadi tugas yang sulit.
Head to head:
28/01/2026 Fiorentina 1-3 Como
21/09/2025 Fiorentina 1-2 Como
16/02/2025 Fiorentina 0-2 Como
24/11/2024 Como 0-2 Fiorentina
28/03/2004 Como 0-2 Fiorentina
Prediksi susunan pemain:
Como (4-2-3-1):
Butez (GK); Smolcic, Ramon, Kempf, Valle; Perrone, Da Cunha; Vojvoda, Paz, Baturina; Douvikas
Fiorentina (4-1-4-1):
De Gea (GK); Dodo, Comuzzo, Pongracic, Gosens; Fagioli; Solomon, Mandragora, Brescianini, Harrison; Kean
Prediksi:
Kami katakan: Como 2-1 Fiorentina
Como bisa mengalahkan Fiorentina untuk ketiga kalinya musim ini, karena sedang dalam performa puncak dan memiliki rekor kandang yang sangat baik.
Meskipun la Viola mulai menunjukkan peningkatan, mereka tetap rapuh saat dibutuhkan, yang menyebabkan mereka kehilangan banyak poin dalam perjuangan menghindari degradasi.
Editor : Satria Putra Sejati