RADAR JOGJA – Timnas Futsal Indonesia mengukir Sejarah dalam kompetisi AFC Futsal Asian Cup 2026 dengan mencapai babak final untuk pertama kalinya.
Namun, dalam pertandingan puncak tersebut tim Garuda takluk dari Iran melalui adu penalti dan tim besutan Hector Souto dipaksa puas menjadi runner up.
Pencapaian tersebut merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi timnas Futsal Indonesia yang sebelumnya hanya bisa mampu mencapai babak perempat final, tepatnya pada tahun 2022 di Kuwait.
Tim Hector Souto mampu mengalahkan Jepang di babak semifinal untuk menantang Iran yang merupakan ranking lima dunia.
Sayangnya, prestasi timnas Futsal Indonesia tersebut ternoda dengan sanksi yang dijatuhkan AFC yang ditujukan untuk PSSI.
AFC menjatuhkan sanksi sebesar Rp235 juta akibat dua pelanggaran yang dianggap melanggar Komite Disiplin dan Etik AFC.
Pelanggaran pertama terjadi saat tim Garuda melawan Korea Selatan pada 27 Januari.
AFC menilai PSSI telah melanggar pasal 65 terkait tanggung jawab atas perilaku suporter dan pasal 64 terkait penyelenggaraan pertandingan.
Atas pelanggaran tersebut, AFC menjatuhkan sanksi sebesar 11 ribu dolar atau setara Rp185 juta.
Pelanggaran kedua terjadi pada laga terakhir fase grup saat tim Hector Souto melawan Afganistan pada 1 Februari 2026 terkait pasal 64 dan di sanksi sebesar 3 ribu dolar atau Rp 50 juta.
Atas dua pelanggaran tersebut, total denda yang harus dibayar PSSI untuk AFC adalah Rp 235 juta dan AFC memberikan tenggat waktu 30 hari bagi PSSI untuk pembayaran.
Editor : Satria Putra Sejati