RADAR JOGJA - Setelah tiga pertandingan tanpa kemenangan, Roma akan berusaha untuk memulai kembali upaya meraih posisi empat besar menjamu Cagliari di Olimpico pada Selasa (10/2) dini hari.
Namun, setelah mencatatkan tiga kemenangan beruntun di Serie A, Rossoblu kini akan berupaya untuk meraih kemenangan ganda atas Giallorossi, menyusul kesuksesan di Sardinia pada bulan Desember.
Setelah mencatatkan dua kemenangan beruntun di pertengahan bulan lalu, Roma kemudian bermain imbang dua kali dan kalah satu kali, yang menghambat momentum positif mereka.
Sebagai konteks, hasil imbang dengan AC Milan dan Panathinaikos, yang terakhir diraih di kandang lawan dengan 10 pemain, dan mengamankan posisi delapan besar di Europa League, keduanya patut dipuji.
Namun, tim asuhan Gian Piero Gasperini menampilkan performa yang buruk melawan Udinese, kalah dengan mudah 1-0 setelah kebobolan tendangan bebas yang dibelokkan.
Terlepas dari kekalahan itu, Roma telah memenangkan 14 dari 23 pertandingan Serie A sejauh ini, yang merupakan rekor terbaik klub pada tahap musim ini sejak 2017, ketika finis di posisi kedua.
Tahun ini, Giallorossi fokus untuk meraih posisi empat besar yang sulit diraih, tetapi Juventus, Como, dan Atalanta semuanya berada dalam persaingan.
Jadi, Roma tidak boleh terpeleset di kandang melawan Cagliari, yang telah mereka kalahkan tanpa kebobolan dalam tiga pertemuan terakhir di Olimpico.
Sementara itu, Cagliari akan berupaya untuk meraih kemenangan ganda di liga atas Roma untuk kedua kalinya, setelah memenangkan pertandingan sebelumnya dengan skor 1-0 pada awal Desember.
Kemenangan yang sudah lama ditunggu-tunggu itu menghentikan penurunan Rossoblu di klasemen, memicu kebangkitan yang membuat mereka semakin dekat dengan zona aman.
Kini berada di tengah klasemen, Cagliari telah memenangkan tiga pertandingan liga terakhir dan tampaknya akan memastikan tahun keempat berturut-turut di Serie A.
Segera setelah mengalahkan Juventus, mereka mengalahkan Fiorentina di Florence, sebelum menghancurkan Hellas Verona dengan skor 4-0 pada pertandingan terakhir.
Baca Juga: Resmi Bertransformasi Jadi RSU Berbasis Kompetensi, RSKIA Sadewa Perluas Layanan Spesialis Baru
Jadi, tim asal Sardinia ini sekarang mengincar empat kemenangan beruntun di liga utama, setelah terakhir kali mencapai prestasi itu pada Oktober 2012.
Apa pun hasilnya di Roma, pelatih baru Fabio Pisacane telah membuktikan potensinya dimana Cagliari telah mengumpulkan poin terbanyak pada tahap ini dalam kampanye liga utama selama enam tahun.
Head to head;
07/12/2025 Cagliari 1-0 Roma
16/03/2025 Roma 1-0 Cagliari
19/08/2024 Cagliari 0-0 Roma
06/02/2024 Roma 4-0 Cagliari
08/10/2023 Cagliari 1-4 Roma
Prediksi susunan pemain:
Roma (3-4-2-1):
Svilar (GK); Mancini, Ndicka, Ghilardi; Celik, Cristante, El Aynaoui, Wesley; Soule, Pellegrini; Malen
Cagliari (3-5-2):
Caprile (GK); Ze Pedro, Mina, Rodriguez; Palestra, Adopo, Gaetano, Mazzitelli, Obert; Esposito, Kilicsoy
Prediksi:
Kami katakan: Roma 1-0 Cagliari
Meskipun Cagliari merupakan ancaman nyata dalam performa saat ini, Roma seharusnya menang tipis dalam pertandingan ketat di Olimpico.
Tuan rumah sangat sulit dikalahkan di kandang sendiri, di mana hanya kebobolan enam gol liga sepanjang musim.
Editor : Satria Putra Sejati