RADAR JOGJA - Setelah tersingkir dengan mengecewakan di Coppa Italia tengah pekan lalu, Juventus akan mencari respons langsung di Serie A/ Liga italia, saat menjamu Lazio pada Senin (9/2) dini hari.
Meskipun momentum positif Juve terhenti setelah tersingkir dari Coppa Italia, Biancocelesti merayakan kemenangan dramatis di menit-menit akhir pekan lalu.
Berubah di bawah manajemen cerdik Luciano Spalletti, Juventus telah memenangkan tujuh dari sembilan pertandingan Serie A terakhir sambil mencetak 21 gol dimana hanya favorit Scudetto Inter Milan yang mencatatkan lebih banyak kemenangan dalam periode tersebut.
Selain mengangkat diri ke empat besar Italia, Juve juga lolos ke babak gugur Liga Champions, yang semakin meningkatkan faktor optimisme di Turin.
Namun, setelah mencetak empat gol ke gawang Parma di pertandingan liga pekan lalu, Bianconeri dikalahkan telak di Bergamo empat hari kemudian.
Setelah gagal meraih tiket ke semifinal melawan Lazio, yang akan menghadapi juara bertahan Bologna untuk memperebutkan tempat di babak empat besar pekan depan, Juve menderita kekalahan telak 3-0 dari Atalanta di perempat final Coppa Italia pada tengah pekan.
Sekarang, berupaya meraih hasil positif sebelum pertandingan Derby d'Italia pekan depan melawan Inter, tim asuhan Spalletti akan kembali ke Allianz Stadium.
Sebagai salah satu dari dua tim yang masih memiliki rekor tak terkalahkan di kandang di Serie A, bersama juara bertahan Napoli, mereka hanya kebobolan delapan gol liga di Stadion Allianz.
Setelah memenangkan tiga pertandingan kandang terakhir melawan Lazio, sejarah terkini juga akan berpihak pada tuan rumah ketika bertemu lagi akhir pekan ini.
Meskipun demikian, Lazio sebenarnya memenangkan pertandingan sebelumnya dengan skor 1-0 pada bulan Oktober, sehingga sekarang dapat mengupayakan kemenangan ganda pertama atas Juventus di liga sejak tahun 1943.
Mantan pelatih Juve, Maurizio Sarri, sedang menjalani masa kepemimpinan kedua yang penuh gejolak di Biancocelesti, dengan kebijakan transfer klub yang menyebabkan keretakan publik di dalam kubu.
Lazio telah merosot ke posisi kedelapan setelah melepas beberapa pemain kunci dari skuad yang sudah tipis dimana sekarang tertinggal sembilan poin dari Como yang berada di posisi keenam, tampaknya akan gagal lolos ke Eropa untuk musim kedua berturut-turut.
Baca Juga: Prediksi Sassuolo vs Inter Serie A Senin 9 Februari Kick Off 00.00 WIB, Waktunya Jay Idzes Tampil
Namun, ada secercah harapan di tengah kesuraman akhir pekan lalu, ketika penalti Danilo Cataldi pada menit ke-100 menentukan kemenangan dramatis 3-2 atas Genoa.
Akibatnya, Lazio telah mencetak gol terbanyak di Serie A selama waktu tambahan babak kedua musim ini, dengan total lima gol yang mewakili lebih dari seperlima dari total gol di liga.
Sebelum menuju Bologna untuk pertandingan Coppa Italia tengah pekan depan, Sarri sekarang harus kembali ke Turin, berharap timnya dapat memperbaiki rekor tandang yang cukup lemah.
Tidak ada tim yang mencetak gol lebih sedikit di laga tandang dan hanya memenangkan tiga kali di laga tandang sejauh ini.
Head to head:
27/10/2025 Lazio 1-0 Juventus
10/05/2025 Lazio 1-1 Juventus
20/10/2024 Juventus 1-0 Lazio
24/04/2024 Lazio 2-1 Juventus
03/04/2024 Juventus 2-0 Lazio
Prediksi susunan pemain:
Juventus (4-2-3-1):
Di Gregorio (GK); Kalulu, Bremer, Kelly, Cambiaso; Locatelli, Thuram; Conceicao, McKennie, Yildiz; David
Lazio (4-3-3):
Provedel (GK); Marusic, Gila, Provstgaard, Tavares; Basic, Cataldi, Taylor; Isaksen, Maldini, Pedro
Prediksi:
Kami katakan: Juventus 2-0 Lazio
Setelah bangkit dari kekalahan tiga gol di Bergamo, Juventus seharusnya bisa mengalahkan Lazio yang tampil kurang maksimal.
Klub ibu kota itu telah menjual pemain-pemain kunci sehingga rentan terhadap serangan Juve yang jauh lebih baik.
Editor : Satria Putra Sejati