RADAR JOGJA - Transfer pemain juara Piala Dunia asal Prancis, N'Golo Kante ke Fenerbahce akan segera rampung setelah Al Ittihad akhirnya setuju untuk melepasnya.
Kesepakatan itu tampak hampir gagal ketika klub Turki tersebut menyalahkan Al Ittihad atas kegagalan transfer tersebut.
Fenerbahce mengatakan kesepakatan tersebut, yang melibatkan striker Maroko Youssef En-Nesyri yang pindah ke arah sebaliknya, awalnya tidak dapat terlaksana karena kesalahan administrasi oleh klub Arab Saudi tersebut.
"Karena kesalahan pengisian informasi TMS (Transfer Matching System) yang relevan oleh klub lawan, prosedur tidak dapat diselesaikan dalam periode pendaftaran transfer, karena alasan di luar kendali klub kami," kata Fenerbahce yang menambahkan bahwa mereka memberikan perhatian yang cermat terhadap setiap detail.
Patut kita ketahui, penggunaan FIFA TMS wajib untuk semua transfer internasional.
"Perpanjangan kontrak telah diminta, diskusi yang diperlukan telah dilakukan oleh klub kami dengan FIFA, dan semua langkah telah diambil untuk menyelesaikan proses tersebut," tambah klub Turki tersebut.
"Meskipun demikian, selama proses yang sedang berlangsung, klub lawan gagal menyelesaikan prosedur tanpa memberikan justifikasi apa pun kepada kami," jelasnya.
Namun Al Ittihad kemudian memposting pesan perpisahan di X, mengatakan bahwa mereka setuju untuk menjual sisa masa kontrak Kante.
Kante yang berusia 34 tahun, yang bergabung dengan Al Ittihad pada tahun 2023, baru-baru ini kembali ke timnas Prancis dan membuat penampilan ke-65 untuk Les Bleus pada bulan November dalam kemenangan 4-0 melawan Ukraina.
Fenerbahce sedang mengejar gelar liga Turki pertama dalam 12 tahun.
Di jendela transfer, The Yellow Canaries juga merekrut pemain internasional Prancis lainnya, gelandang Matteo Guendouzi, yang berharap untuk merebut kembali tempat di tim nasional menjelang Piala Dunia.
Editor : Satria Putra Sejati