Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Perlahan Dapat Kesempatan, Abiyoso Tetap Bersyukur meski Berawal dari Bangku Cadangan di PSIM Jogja

Fahmi Fahriza • Minggu, 1 Februari 2026 | 21:48 WIB

 

 

Pemain PSIM Jogja Riyatno Abiyoso.
Pemain PSIM Jogja Riyatno Abiyoso.

JOGJA - Riyatno Abiyoso menjadi salah satu pemain lokal PSIM yang perlahan mulai mendapat kepercayaan dari pelatih Jean Paul van Gastel di kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Meski belum menjadi pilihan utama, pemain asal Purworejo, Jawa Tengah ini terus menunjukkan sikap profesional dengan memaksimalkan setiap kesempatan yang diperoleh.

Dari total 18 pertandingan yang telah dijalani Laskar Mataram musim ini, Abiyoso sudah tampil dalam delapan pertandingan.

Seluruh penampilannya memang masih diawali dari bangku cadangan, namun ia tetap mampu memberi kontribusi positif, termasuk dengan mencetak satu gol untuk PSIM Jogja saat melawan Persijap Jepara.

Bagi Abiyoso, kesempatan bermain meski tidak sebagai starter tetap memiliki arti penting. Ia menganggap menit bermain itu sebagai sarana menjaga ritme pertandingan sekaligus modal untuk terus bersaing di dalam tim.

"Bagi saya sebagai pemain alhamdulillah masih diberi kesempatan walaupun dari cadangan. Itu juga sangat penting buat saya buat menjaga ritme pertandingan saya," katanya Minggu (1/2).

Pemain yang berposisi sebagai sayap ini juga mengungkapkan target pribadinya di musim ini. Selain berharap mendapat menit bermain yang lebih banyak, ia menegaskan fokus utamanya tetap pada kepentingan tim, yakni membantu PSIM meraih hasil maksimal di setiap pertandingan.

 "Saya sudah cetak satu gol. Tapi yang paling penting itu sebenarnya ya tim menang. Waktu itu saya cetak gol kan tim imbang ya agak kurang happy aja. Karena bisa nyetak gol tapi tim gak menang," ungkapnya.

Di luar jadwal latihan yang telah ditetapkan oleh tim pelatih, Abiyoso mengaku menambah porsi latihan secara mandiri. Langkah itu ia lakukan untuk menjaga kondisi fisik dan level kompetitifnya agar tetap sejajar dengan pemain lain yang lebih sering tampil.

Dengan kerja keras dan kedisiplinan yang terus ia jaga, Abiyoso berharap kepercayaan yang diberikan kepadanya dapat semakin bertambah. Sekaligus membantu PSIM bersaing di papan klasemen Super League musim ini.

"Saya latihan sendiri juga. Biasanya diskusi juga dengan pelatih fisik, misal saya mau dibantu buat program atau ada masukan juga dari pelatih," ulasnya. (iza/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#Super League #Laskar Mataram #Jean Paul van Gastel #Riyatno Abiyoso #PSIM Jogja