JOGJA - Gagal memenuhi ekspektasi Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel, Kasim Botan harus "disekolahkan" ke sesama tim BRI Super League 2025/2026. Eks pemain Persebaya Surabaya itu dipinjamkan ke Semen Padang.
PSIM tercatat kini hanya memiliki 26 pemain dalam daftar skuad. Jumlah itu kembali berkurang setelah satu pemain resmi dilepas, sehingga menyisakan 25 nama. Pemain yang dimaksud adalah M. Kasim Botan, yang dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari PSIM untuk sisa musim ini.
Kepastian dilepasnya Kasim Botan dikonfirmasi langsung oleh Van Gastel. Dari pantauan langsung Radar Jogja di Stadion Mandala Krida saat PSIM menjalani sesi latihan rutin Kamis (29/1/2026) pagi, Kasim Botan sudah tidak tampak bergabung bersama rekan-rekannya di lapangan.
"Kasim sudah tidak ada di sini, dia keluar dari klub," kata Van Gastel singkat. Lebih lanjut pelatih asal Belanda itu mengungkapkan Kasim Botan akan melanjutkan kariernya bersama sesama tim peserta Super League yakni Semen Padang FC dengan status pemain pinjaman.
"Dia berstatus loan, ke tim Semen Padang FC," ungkapnya.
Secara statistik, Kasim Botan memang minim mendapatkan kesempatan bermain bersama PSIM sepanjang musim ini.
Dari total 18 pertandingan yang telah dijalani Laskar Mataram di kompetisi BRI Super League 2025/2026, pemain kelahiran 14 April 1997 itu hanya sekali tampil saat menghadapi Persita Tangerang Oktober lalu.
Dalam laga tersebut, Kasim mencatatkan waktu bermain selama delapan menit. Selebihnya, ia lebih sering menghuni bangku cadangan, bahkan beberapa kali tidak masuk dalam daftar susunan pemain (DSP).
Meski jumlah pemain di skuad-nya menipis, Van Gastel mengaku tidak sepenuhnya khawatir. Ia menegaskan tetap berupaya memaksimalkan seluruh pemain yang masih tersedia. Termasuk para pemain pelapis yang sejauh ini belum banyak mendapatkan kesempatan tampil.
"Saya butuh dan akan memanfaatkan semua pemain yang masih ada di skuad. Termasuk pemain pengganti yang mungkin belum banyak bermain," tuturnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun