JOGJA - Meski kompetisi BRI Super League 2025/2026 masih belum usai dan masih menyisakan setidaknya 16 pertandingan ke depan, manajemen PSIM Jogja sudah mulai mengambil langkah strategis untuk menatap musim berikutnya.
Salah satu langkah itu adalah dengan bergerak cepat mengamankan jasa Pelatih Jean Paul van Gastel. Manajer tim PSIM Razzi Taruna mengungkapkan, manajemen merasa puas dengan kinerja pelatih asal Belanda itu di musim perdananya bersama Laskar Mataram.
Sejauh ini, di bawah arahan Van Gastel, PSIM mampu bersaing di papan tengah klasemen sementara Super League.
Hingga pekan ke-18 PSIM menempati posisi ketujuh setelah melakoni 18 pertandingan, sebuah capaian yang dinilai positif mengingat status PSIM sebagai tim promosi.
Razzi pun mengonfirmasi, manajemen PSIM telah membuka pembicaraan terkait perpanjangan kontrak Van Gastel untuk musim depan. Kontrak Van Gastel sendiri sejatinya hanya berdurasi satu musim.
"Kontrak Coach Jean Paul itu satu musim. Tapi kami sudah berdiskusi soal perpanjangan karena manajemen merasa puas dengan kinerjanya," ujar Razzi, Senin (27/1/2026).
Lebih lanjut Razzi mengungkapkan, pembicaraan tersebut bahkan telah dilakukan sejak cukup lama. Jauh sebelum putaran kedua Super League 2025/2026 dimulai.
"Diskusi perpanjangan kontraknya sudah dilakukan sejak November 2025. Coach Jean Paul juga mengaku senang berada di Jogja dan ingin bekerja sama lagi untuk musim depan," tuturnya.
Menurut Razzi, target PSIM di musim perdananya kembali berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia memang dibuat realistis, yakni bertahan dengan nyaman. Dalam konteks itu, kinerja Van Gastel dinilai sudah berada di jalur yang diharapkan.
Ia juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi Van Gastel sejak awal kedatangannya. Pelatih berusia 53 tahun itu diketahui datang ke Indonesia dalam waktu relatif mepet dengan dimulainya kompetisi.
Serta harus bekerja dengan komposisi pemain yang mayoritas sudah terbentuk sebelumnya dan bukan sepenuhnya pilihannya.
Baca Juga: Pieter Huistra Puas dengan Performa Pemain Muda PSS Sleman Figo Dennis dan Jehan Pahlevi
"Coach Jean Paul kita tahu punya karakter yang kuat, jam terbangnya juga tinggi. Dengan kondisi persiapan yang terbatas, apa yang dia lakukan sejauh ini menurut kami cukup positif," jelas Razzi.
Ke depan, manajemen PSIM berharap kerja sama dengan Van Gastel dapat berjalan lebih matang. Dengan persiapan yang juga lebih panjang, Van Gastel diharapkan bisa terlibat lebih aktif dalam perencanaan tim, termasuk proses perekrutan dan evaluasi pemain.
"Musim depan penentuan pemain baru, siapa yang bertahan dan siapa yang keluar, menggunakan mekanisme yang seharusnya. Pelatih akan dilibatkan penuh dalam prosesnya," ungkapnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun