SLEMAN - Persaingan papan atas Grup Timur Championship 2025/2026 kian membara. PSS yang kini menduduki posisi runner-up dipaksa harus ekstra waspada.
Pasalnya, margin poin antar-kontestan di zona tiga besar sangat tipis, membuat satu kesalahan kecil saja bisa berakibat fatal bagi langkah Laskar Sembada.
Hingga pekan ke-17 ini, PSS masih tertahan di peringkat kedua dengan koleksi 35 poin. Skuad asuhan Ansyari Lubis ini menempel ketat Barito Putera FC yang masih kokoh di puncak klasemen dengan 36 poin.
Namun posisi Super Elja juga tidak jauh dari kata aman. Sebab, Persipura Jayapura mengintai tepat di posisi ketiga dengan selisih hanya satu angka, yakni 34 poin.
Kondisi saling sikut itu nampaknya juga disadari betul oleh penggawa lini belakang PSS Sleman, Iman Fathurahman.
Bek tangguh ini mengakui tensi di Grup Timur saat ini sedang berada di titik tertinggi. "Menurut saya Grup Timur cukup ketat ya. Apalagi papan atas cukup sengit juga," katanya, Senin (26/1/2026).
Meski begitu, Iman ingin agar para pemain tidak terlalu memikirkan hal tersebut. Sebab baginya, saat ini hal yang paling penting adalah bagaimana para pemain bisa menjaga konsistensi performa.
Pemain berusia 31 tahun ini juga ingin para pemain belajar dari kesalahan di laga-laga sebelumnya. Sebab, pria kelahiran 19 Agustus 1994 silam ini tak ingin momentum positif yang sudah dibangun harus buyar karena kurang fokus.
"Ya, kami harus fokus, jangan sampai tergelincir seperti kemarin," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun