RADAR JOGJA - Berupaya mengembalikan harga diri di kompetisi ini setelah awal yang buruk, Nice menjamu Go Ahead Eagles di Allianz Riviera untuk pertandingan Europa League pada Jumat (23/1) dini hari
Les Aiglons mengalami kekalahan telak di Prancis pada pertandingan terakhir, sementara Kowet meraih hasil yang patut dipuji di laga tandang di Belanda.
Sejak kemenangan 2-1 atas Saint-Etienne dari divisi kedua di Coupe de France, Nice memulai jadwal 2026 dengan dua hasil minor beruntun di Ligue 1, gagal mengalahkan Strasbourg atau Toulouse.
Mengatakan bahwa gagal mengalahkan Les Violets pada pertandingan terakhir agak meremehkan, dengan Les Aiglons menderita kekalahan 5-1 di Pantai Selatan, menambah daftar pertandingan menyedihkan yang dialami klub musim ini.
Menjelang pertandingan ketujuh Europa League, Nice adalah satu-satunya tim dari 36 tim yang belum mengumpulkan satu poin pun, artinya mereka tertinggal tujuh poin dari posisi ke-24 dengan hanya enam poin tersisa untuk diperebutkan.
Anak asuh Claude Puel akan memainkan pertandingan fase liga terakhir di kandang sendiri pada laga ini, setelah Les Aiglons kalah dari Braga, Freiburg, dan Roma di depan pendukung di Allianz Riviera.
Sepanjang 90 menit pertama pertandingan, Go Ahead Eagles saat ini mencatatkan rekor imbang yang luar biasa dalam lima pertandingan, dengan dua kemenangan adu penalti memungkinkan mereka melaju ke perempat final Piala KNVB.
Tampaknya rekor tak terkalahkan Kowet akan berakhir di Amsterdam pada pertandingan terakhir ketika Ajax unggul di babak pertama Eredivisie, tetapi balasan dari Milan Smit dan Thibo Baeten menyelamatkan hasil imbang.
Berfokus pada urusan kontinental sejenak, Go Ahead Eagles berada di posisi ke-28 dalam klasemen fase liga dengan enam poin dari enam pertandingan, hanya terpaut satu poin dari Celtic di posisi ke-24.
Sejak kemenangan bersejarah 2-1 atas penantang gelar Premier Legaue Aston Villa di De Adelaarshorst pada bulan Oktober, Kowet telah mengalami tiga kekalahan beruntun di Europa League, menghambat peluang untuk lolos ke babak gugur.
Sebagai pencetak gol reguler di Eredivisie untuk Go Ahead Eagles musim ini dengan delapan gol, Mathis Suray belum menunjukkan performa terbaiknya di panggung kontinental, hanya mencetak satu gol dari enam penampilan.
Baca Juga: Terapi Alami: Pergi ke Alam Bisa Bikin Pikiran Lebih Ringan
Head to head:
5 pertandingan terakhir Nice:
18/01/2026 Toulouse 5-1 Nice
12/01/2026 Nantes 1-1 Nice
04/01/2026 Nice 1-1 Strasbourg
21/12/2025 Nice 2-1 Saint Etienne
14/12/2025 Lens 2-0 Nice
5 pertandingan terakhir Go Ahead Eagles:
17/01/2026 Ajax 2-2 Go Ahead Eagles
15/01/2026 Go Ahead Eagles 2-2 Heracles Almelo
11/01/2026 Go Ahead Eagles 2-2 Fortuna Sittard
21/12/2025 Go Ahead Eagles 1-1 Groningen
18/12/2025 Roda JC 1-1 Go Ahead Eagles
Prediksi susunan pemain:
Nice (4-3-3):
Dupe (GK); Gouveia, Oppong, Bard, Abdi; Louchet, Samed, Ndombele; Cho, Carlos, Jansson
Go Ahead Eagles (4-5-1):
De Busser (GK); Deiji, Meulensteen, Kramer, Adelgaard; Goudmijn, Linthorst, Slory, Bruem, Suray; Smit
Prediksi:
Kami katakan: Nice 1-2 Go Ahead Eagles
Setelah gagal mencapai babak knockout usai kampanye yang buruk, Nice kemungkinan akan tampil lesu pada laga ini.
Go Ahead Eagles seharusnya mencium bau kemenangan di Allianz Riviera dan memanfaatkan kesempatan untuk merebut kemenangan ketiga di Fase Liga.
Editor : Satria Putra Sejati