RADAR JOGJA - Penyerang Manchester City, Erling Haaland menyebut kekalahan mengejutkan timnya di Liga Champions melawan tim underdog Norwegia, Bodo/Glimt sebagai suatu hal yang memalukan karena manajer Pep Guardiola mengakui semuanya berjalan salah untuk timnya.
Manchester City terpuruk dengan kekalahan 3-1 dalam pertandingan yang juga menyaksikan gelandang bintang Rodri diusir karena dua kartu kuning berturut-turut.
Kekalahan tak terduga melawan tim debutan turnamen ini terjadi tiga hari setelah The Citizens dikalahkan 2-0 oleh rival sengit Manchester United di Premier League.
"Saya tidak punya jawabannya. Saya bertanggung jawab penuh karena tidak mampu mencetak gol yang seharusnya saya cetak," kata Haaland seperti yang dikutip dari TNT Sports.
"Saya hanya meminta maaf kepada semua orang; setiap pendukung Manchester City dan setiap pendukung yang melakukan perjalanan hari ini, karena pada akhirnya ini memalukan," imbuhnya.
"Bodo memainkan sepak bola yang luar biasa dan pada akhirnya itu pantas. Sejujurnya, saya tidak tahu harus berkata apa karena saya tidak punya jawabannya, dan yang bisa saya katakan hanyalah maaf," jelasnya.
Manchester City hanya memenangkan dua dari tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi dan salah satunya kemenangan terjadi melawan Exeter yang berada di divisi ketiga di FA Cup.
Tim asuhan Guardiola memulai putaran ketujuh pertandingan Liga Champions di posisi keempat tetapi bisa saja tergeser dari delapan posisi kualifikasi otomatis.
Tim yang finis di posisi 9-24 setelah putaran terakhir pekan depan harus melalui babak play-off.
"Hari ini adalah kesempatan luar biasa bagi kami," kata Guardiola.
"Tetapi semuanya berjalan salah, melawan kami dalam banyak detail. Itu adalah fakta dan kita harus mencoba untuk mengubahnya. Para pemain ada di sana dan kami telah mencoba," lanjutnya.
"Saya tidak ragu bahwa dalam kompetisi ini, tidak ada yang pasti, itu sudah pasti. Manchester United lebih baik dari kami. Hari ini momentumlah yang menghukum kami," tegasnya.
Manchester City juga dilanda cedera, terutama di lini pertahanan di mana bek tengah Ruben Dias, John Stones, dan Josko Gvardiol semuanya absen dan bek kanan Matheus Nunes absen karena sakit.
Tidak banyak waktu istirahat bagi The Citizens, dengan harapan untuk mengamankan tempat otomatis di babak 16 besar Liga Champions bergantung pada pertandingan penting fase liga terakhir melawan Galatasaray pekan depan.
Guardiola menolak untuk mengkritik Rodri karena ia terus berjuang dalam musim comeback yang sulit hingga saat ini setelah menderita cedera lutut serius musim lalu.
"Itu adalah situasi yang sulit. Kami kehilangan bola," ujar Guardiola.
"Kami melakukan transisi, tetapi mereka cepat dan terkadang Anda bereaksi. Yang kedua agak lembut, tapi ya sudahlah," pungkasnya.
Editor : Satria Putra Sejati