RADAR JOGJA - Berupaya meraih kemenangan keempat berturut-turut, Atalanta akan mengunjungi Pisa yang terancam degradasi pada Sabtu (17/1) dini hari, saat kedua tim memulai akhir pekan Serie A lainnya.
Sementara Bergamaschi kembali dalam persaingan untuk memperebutkan tempat di Eropa, tuan rumah berjuang untuk menghindari kembali ke divisi dua Italia.
Melanjutkan rentetan hasil terbaik musim ini, Atalanta mengalahkan Torino yang berada di tengah klasemen akhir pekan lalu, ketika Charles De Ketelaere akhirnya mengakhiri paceklik golnya di Serie A dan Mario Pasalic memastikan kemenangan dengan serangan balik di menit-menit akhir.
Meraih tiga kemenangan liga berturut-turut untuk pertama kalinya musim ini telah mengangkat La Dea ke posisi ketujuh di klasemen, menandai peningkatan yang signifikan sejak pelatih saat ini Raffaele Palladino tiba.
Sebelumnya, tim Palladino telah mengalahkan Bologna, Chelsea, Cagliari, Genoa, dan Roma; hanya kalah dari favorit Scudetto Inter sejak awal Desember.
Kini berada di belakang enam tim teratas Italia, Atalanta juga berpeluang lolos ke babak gugur Liga Champions, setelah sebelumnya mencapai perempat final Coppa Italia.
Tidak hanya Palladino yang mampu memaksimalkan potensi lini serang yang bertalenta, tetapi timnya hanya kebobolan satu kali dalam lima pertandingan terakhir mereka di liga utama dan itu pun melawan pemimpin klasemen Inter.
Oleh karena itu, Atalanta berharap dapat meraih lebih banyak poin pada laga ini, saat mengunjungi tim dengan rekor kandang terburuk di Serie A.
Setelah mencatatkan hasil imbang pertama dari 10 hasil imbang di liga musim ini, Pisa hanya mampu meraih satu poin saat terakhir kali bertemu La Dea, pada pertandingan pembukaan.
Baru promosi saat itu, hasil imbang 1-1 di Bergamo menunjukkan bahwa bertahan di liga mungkin saja terjadi, tetapi Serie A telah terbukti menjadi lingkungan yang keras bagi klub asal Tuscany ini.
Lebih dari setengah perjalanan musim pertama di liga utama sejak 1991, Pisa tertinggal empat poin dari zona aman dan hanya menang sekali.
Memperpanjang rentetan tanpa kemenangan menjadi sembilan pertandingan akhir pekan lalu, mereka sempat unggul dan tertinggal sebelum menyelamatkan hasil imbang 2-2 di Udine, dengan Henrik Meister dan Matteo Tramoni mencetak gol.
Baca Juga: Perahu Nelayan Dihantam Gelombang Tinggi di Pantai Bugel Kulon Progo, Beruntung Tiga ABK Selamat
Terlepas dari rekor tandang yang cukup baik, tim asuhan Alberto Gilardino tampil sangat buruk di kandang sendiri, hanya mengumpulkan enam poin dan hanya mencetak satu gol.
Jika ingin menghindari degradasi pada bulan Mei, tren itu harus berubah, dan laga ini akan menawarkan kesempatan berikutnya.
Head to head:
25/08/2025 Atalanta 1-1 Pisa
23/08/2014 Atalanta 2-0 Pisa
15/08/2005 Pisa 0-1 Atalanta
5 pertandingan terakhir Pisa:
10/01/2026 Udinese 2-2 Pisa
06/01/2026 Pisa 0-3 Como
03/01/2026 Genoa 1-1 Pisa
28/12/2025 Pisa 0-2 Juventus
21/12/2025 Cagliari 2-2 Pisa
5 pertandingan terakhir Atalanta:
11/01/2026 Atalanta 2-0 Torino
08/01/2026 Bologna 0-2 Atalanta
04/01/2026 Atalanta 1-0 AS Roma
29/12/2025 Atalanta 0-1 Inter
22/12/2025 Genoa 0-1 Atalanta
Prediksi susunan pemain:
Pisa (3-4-2-1):
Scuffet (GK); Calabresi, Canestrelli, Bonfanti; Toure, Marin, Aebischer, Angori; Tramoni, Moreo; Meister
Atalanta (3-4-2-1):
Carnesecchi (GK); Scalvini, Hien, Ahanor; Zappacosta, De Roon, Ederson, Bernasconi; De Ketelaere, Zalewski; Scamacca
Prediksi:
Prediksi kami: Pisa 0-2 Atalanta
Baca Juga: John Herdman Ingin Cetak Sejarah Bersama Timnas Indonesia dengan Menjuarai Piala AFF
Kembalinya Atalanta ke performa terbaik telah menjadikan mereka kandidat kuat untuk finis di empat besar lagi, jadi seharusnya bisa mengalahkan Pisa dengan mudah.
Tuan rumah akan kalah telak dalam pertarungan timpang antara dua tim Nerazzurri ini, membuat mereka babak belur.
Editor : Satria Putra Sejati