Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bek Argentina dan Manchester United, Lisandro Martinez Ungkap Ada Keinginan untuk Pensiun Saat Alami Cedera ACL

Satria Putra Sejati • Jumat, 16 Januari 2026 | 09:56 WIB
Pemain bertahan Manchester United, Lisandro Martinez saat ditandu keluar lapangan karena cedera (Robbie Jay Barratt - AMA/Getty Images)
Pemain bertahan Manchester United, Lisandro Martinez saat ditandu keluar lapangan karena cedera (Robbie Jay Barratt - AMA/Getty Images)

RADAR JOGJA - Bek Manchester United, Lisandro Martinez, mengungkapkan bahwa selama masa-masa tergelap pemulihannya dari cedera ACL, ia serius mempertimbangkan untuk meninggalkan sepak bola atau pensiun.

"Setelah dua atau tiga minggu pertama, saya tidak ingin bermain sepak bola lagi. Karena saya sudah mengalami patah tulang kaki, dan sekarang lutut... Saya berkata, 'Cukup, saya tidak ingin tahu apa pun lagi,'" kata pemain internasional Argentina itu dalam sebuah wawancara dengan AFA Estudio.

Masalah cedera pemenang Piala Dunia 2022 ini dimulai dengan cedera kaki di akhir musim 2022/23 sebelum serangkaian masalah membatasinya hanya tampil 11 kali di Premier League pada musim berikutnya.

Kemudian ia mengalami cedera ACL pada Februari 2025, dengan operasi selanjutnya membuatnya absen selama 10 bulan.

"Ketika saya cedera, saya kehilangan keseimbangan sepenuhnya karena rasa sakitnya tak tertahankan," jelas Martínez.

"Reaksi pertama saya adalah: 'Saya akan pulang, saya akan bersama keluarga saya di Argentina. Cukup, saya tidak ingin menderita lagi, saya ingin sembuh, saya ingin menikmati hidup.' Tetapi ketika Anda kehilangan keseimbangan, Anda bisa mengatakan apa saja karena Anda tidak terhubung dengan diri sendiri. Saya jelas menerima tiga minggu masa berkabung itu, di mana saya bukan diri saya sendiri."

Proses rehabilitasi memaksa pemain berusia 27 tahun itu untuk menemukan kembali dirinya.

Dia mencatat bahwa selama puncak pemulihannya, rasa sakit yang terus-menerus dan ketakutan tidak akan pernah kembali ke level sebelumnya.

"Anda harus menemukan kembali diri Anda dalam segala hal: fisik, mental, dan pribadi. Anda merasa seperti bukan pemain sepak bola," katanya.

Sepanjang perjalanan itu, dukungan dari lingkaran terdekatnya terbukti sangat penting.

Keluarga, teman, dan kerja psikologis yang konsisten menopangnya ketika godaan untuk menyerah muncul.

Baca Juga: Barcelona Catatkan 11 Kemenangan Beruntun, Hansi Flick: Bukan Apa-apa

"Di situlah Anda menunjukkan kepribadian sejati Anda," tegasnya.

Martinez memuji lingkaran terdekatnya dan dukungan psikologis profesional yang membantunya bertahan, tetapi menyoroti satu peristiwa yang mengubah hidupnya sebagai motivasi utamanya yakni kelahiran putrinya.

"Yang membuat perbedaan adalah kelahiran putri saya. Saya cedera dan sebulan kemudian dia lahir, dan saya berkata: 'Tidak, tidak... tidak mungkin saya menyerah.' Dia adalah mesin penggerak saya setiap hari. Saya pergi ke setiap sesi latihan untuk memberikan yang terbaik murni dan eksklusif untuk putri saya," jelasnya.

Bek tengah itu kembali ke lapangan pada 30 November melawan Crystal Palace.

Sejak itu, ia secara bertahap kembali berintegrasi ke dalam susunan pemain Manchester United dan melanjutkan latihan dengan tim nasional Argentina di bawah Lionel Scaloni, sebuah tanda yang jelas dari kepercayaan staf pelatih kepadanya menjelang Piala Dunia 2026.

"Saya merasa sangat baik. Saya sedikit terkejut karena saya pikir kembali akan lebih sulit, tetapi kami mengatur menit bermain saya dengan baik; semuanya sangat progresif. Klub melakukan pekerjaan yang hebat dan itu sangat membantu membuat saya merasa baik sekarang. Secara fisik dan mental, saya lebih baik dari sebelumnya."

Martinez memilih untuk menemukan perspektif dalam kesulitannya.

"Saya mulai merenung. Mari kita lihat, apa yang ingin ditunjukkan oleh kejadian ini kepada saya? Apa yang bisa saya pelajari dari situasi ini? Bagaimana saya bisa berkembang secara pribadi? Saya menggunakannya sebagai pesan positif. Terkadang, Anda harus menerima pukulan untuk belajar dan memulai kembali. Terkadang Anda berpikir Anda berada di awan, dan saat itulah kehidupan atau apa pun itu mengirimkan pesan-pesan ini untuk mengatakan: 'Lihat, ini bukan jalannya.'"

"Jelas, agak berlebihan untuk mengatakan 'terima kasih' atas cedera ini karena tidak ada yang suka cedera, tetapi berkat cedera ini saya dapat mengatakan hari ini bahwa saya telah banyak berubah sebagai pribadi. Perspektif saya tentang kehidupan: Saya lebih menghargai kehidupan, cuaca, aroma rumput, bola, melangkah ke lapangan semuanya," pungkasnya.

Editor : Satria Putra Sejati
#pensiun #Lisandro Martinez #manchester united #patah tulang #cedera acl #argentina