Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Awasi Kekalahan Real Madrid dari Albacete, Arbeloa: Ini Menyakitkan, Terutama Kekalahan dari Tim Divisi Bawah

Satria Putra Sejati • Kamis, 15 Januari 2026 | 09:55 WIB
Alvaro Arbeloa menghibur Arda Guler setelah Real Madrid tersingkir di babak 16 besar Copa del Rey
Alvaro Arbeloa menghibur Arda Guler setelah Real Madrid tersingkir di babak 16 besar Copa del Rey

RADAR JOGJA - Pelatih baru Real Madrid, Alvaro Arbeloa bertanggung jawab atas kekalahan menyakitkan 3-2 Los Blancos di Copa del Rey dari Albacete yang bermain di divisi dua pada Kamis (15/1) dini hari, membela keputusannya untuk mengistirahatkan sejumlah pemain senior.

Gol kemenangan di menit ke-94 dari Jefte Betancor memberi Albacete kemenangan pertama atas Real Madrid, setelah Gonzalo Garcia hampir memaksa perpanjangan waktu di Estadio Carlos Belmonte dengan sundulan di menit ke-91.

Arbeloa mengambil alih kendali Los Blancos pada hari Selasa, naik jabatan dari melatih tim cadangan setelah kepergian Xabi Alonso.

"Di klub ini, hasil imbang itu buruk, sebuah tragedi, jadi bayangkan kekalahan seperti ini," kata Arbeloa dalam konferensi pers pasca pertandingan.

"Ini menyakitkan, terutama melawan tim divisi bawah. ... Jelas kami harus meningkatkan performa," lanjutnya.

"Saya bertanggung jawab, saya yang mengambil keputusan: tim, bagaimana kami ingin bermain, pergantian pemain. Kami akan mencoba memulihkan moral dan kondisi fisik kami, dan meningkatkan performa untuk pertandingan," jelasnya.

Kekalahan Real Madrid di Copa del Rey terjadi hanya tiga hari setelah dikalahkan oleh Barcelona di final Supercopa Spanyol di Jeddah, Arab Saudi, hasil yang mendahului pemecatan Alonso sebagai pelatih.

Arbeloa mencoret beberapa pemain kunci dari skuad untuk perjalanan ke Albacete, termasuk Thibaut Courtois, Jude Bellingham, Aurelien Tchouameni, Alvaro Carreras, Rodrygo dan Kylian Mbappe.

"Saya yakin skuad ini sudah tepat, dan saya masih berpikir begitu," kata Arbeloa.

"Kami memiliki skuad yang luar biasa, dengan pemain-pemain hebat. Tidak mudah bagi mereka untuk melakukan semua yang saya minta setelah hanya satu hari bekerja. Kami memiliki banyak pemain yang perlu kembali ke level fisik terbaik," imbuhnya.

"Saya tidak menyesali apa pun. Saya akan memilih tim yang sama lagi," lanjutnya.

Real Madrid sebelumnya hanya lolos hingga babak 16 besar Copa, membutuhkan dua gol Mbappe untuk mengalahkan Talavera de la Reina dari divisi ketiga dengan skor 3-2 pada bulan Desember.

 

Pelatih baru itu menyebutkan perlunya skuadnya untuk meningkatkan kondisi fisik, dan menolak untuk melihat eliminasi piala sebagai hal positif dalam hal mengurangi beban kerja ke depannya.

"Kalah bukanlah hal yang melegakan di Real Madrid," kata Arbeloa.

"Jelas itu bisa memiliki beberapa konsekuensi positif, tetapi bukan tujuan kami untuk kalah hari ini. Secara fisik kami memiliki banyak ruang untuk meningkatkan diri, itulah mengapa pelatih kebugaran Antonio Pintus ada di sini, saya pikir kami membutuhkannya," tegasnya.

Suasana emosional mewarnai peluit akhir pertandingan, para pemain Albacete melakukan putaran kehormatan, sementara mantan bek Real Madrid, Jesus Vallejo meninggalkan lapangan sambil menangis.

 

Editor : Satria Putra Sejati
#alvaro arbeloa #real madrid #copa del rey #albacete