RADAR JOGJA – Madura United akan melakoni pekan terakhir putaran pertama BRI Super League 2025/26 dengan menjamu PSIM Jogja di Stadion Gelora Ratu Pamelingan pada Sabtu (10/1) malam.
Bukan sekedar laga biasa, pertandingan melawan Laskar Mataram akan sangat spesial bagi Laskar Sape Kerrab karena akan merayakan ulang tahun klub yang ke-10 serta ulang tahun Presiden klub, Achsanul Qosasi.
Untuk itu, pelatih Madura United, Carlos Eduardo Biasi Parreira ingin mempersembahkan kemenangan untuk merayakannya.
“Hari yang besar untuk sejarah klub. Kami punya tanggung jawab dan semua pemain menyadari hal ini. Kami akan lakukan yang terbaik untuk memberikan kado kepada fans kami,” ujar Carlos.
Optimisme membayangi pelatih asal Brasil tersebut. Dia menyebut persiapan yang matang menjadi kunci untuk mengalahkan Laskar Mataram.
“Kami lakukan persiapan dengan sangat detail. Kami sangat percaya diri untuk mendapatkan tiga poin,” imbuhnya.
Sementara itu, penggawa Sape Kerrab, Jordy Wehrmann menegaskan tidak ingin merusak pesta ulang tahun klub dan presiden klub.
“Kami mau tiga poin, karena pertandingan terakhir kami kalah, dan ini hari spesial, serta persiapan juga bagus,” tegas Jordy.
Pemain asal Belanda tersebut juga mengakui bahwa mengenal pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel yang mana sama-sama berkewarganegaraan Belanda.
Dia berjanji akan berjuang keras untuk meraih kemenangan untuk Madura United meskipun melawan pelatih yang berasal dari negara yang sama.
Editor : Satria Putra Sejati