JOGJA - Permainan tradisional Domino kini telah resmi menjadi salah satu cabang olah raga baru di Indonesia. Hal itu ditandai dengan deklarasi nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Besar Olahraga Domino (ORADO) yang salah satunya menunjuk Lilik Syaiful Ahmad sebagai ketua Perwakilan Pengurus Provinsi (Pengprov) ORADO Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Ketua Pengprov ORADO DIY Lilik Syaiful Ahmad mengatakan dekalrasi dan Rakernas Pengurus Besar ORADO dilakukan di Jakarta, Rabu (7/1). Ia hadir di sana sebagai salah satu perwakilan pengurus dari DIY. Forum tersebut juga dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum KONI Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, serta jajaran pengurus ORADO dan Perwakilan Pengurus Provinsi ( Pengprov ) dan Kabupaten/Kota se Indonesia.
"Saya sebagai ketua, Raden Omar Martabrata Ombara sebagai sekretaris, R.NGT. Yuni Kus Purwanti sebagai bendahara resmi dilantik bersama pengurus daerah lain saat acara itu," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (9/1/2026).
Anggota Komisi C DPRD DIY itu menambahkan, ia berkomitmen untuk mengembangkan olah raga domino sesuai dengan arahan PB ORADO maupun Menpora. Pengembangan tersebut bertujuan agar permainan rakyat dapat menjadi olahraga nasional yang bermartabat, sportif, dan berprestasi.
"Kami di DIY akan mengembangkan cabang olahraga baru Domino ini. Sebenarnya Domino bukan hal yang baru karena sudah dikenal masyarakat. Sebab selama ini domino menjadi sebuah permainan tradisional untuk rekreasi," bebernya.
Kedepan, ORADO akan berperan sebagai wadah resmi pembinaan atlet domino, penyelenggara kompetisi berjenjang, serta penjaga standar aturan dan etika permainan. Ia melihat adanya potensi cabang olahraga baru itu di DIY. Terlebih bisa menjadi kekuatan baru industri olah raga di DIY maupun nasional.
"Deklarasi Nasional dan Rakernas I menjadi langkah awal ORADO untuk menata olahraga Domino secara profesional dan terstruktur," ucapnya.
Tagline yang diusung dalam forum di Jakarta itu adalah mengampanyekan Domino Naik Kelas. Seluruh pengurus pusat maupun daerah sepakat akan mengangkat olahraga domino bisa menjaring banyak atlet yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
"Untuk ketua pengcab kabupaten/ kota se DIY dan wasit telah ditunjuk dan kemarin bersama pengprov ORADO DIY mengikuti deklarasi dan rakernas I ORADO di Jakarta," paparnya.
Ketua Pengcab ORADO Kota Jogja yang ditunjuk adalah Bambang Senpo Baskoro, Pengcab Sleman Marsono, Pengcab Kulon Progo Ari Wibowo, Pengcab Gunungkidul Singgi Murdianto dan Pengcab Bantul Herdimas Indranugraha. Ia juga telah menunjuk Sudiyanto sebagai wasit untuk cabang olahraga tersebut.
"Kami juga akan melanggelar pelatihan wasit tingkat nasional selama 2 hari full pagi sampai malam dan TOT ditangani langsung oleh wasit Sudiyanto," jelasnya.
Koordinasi pengurus di DIY juga akan segera dilaksanakan untuk mempersiapkan para atlet. Sebab, berdasarkan Rakrernas ORADO, dalam waktu dekat akan digelar kejuaraan nasional domino.
"Sebelum maju ke Kejurnas tentu ada Kejurda dulu," imbuhnya.
Sesuai dengan namanya, Domino diharapkan membawa semangat efek domino yakni perubahan positif yang menular. Seluruh masyarakat lintas generasi diharapkan bisa ikut berpartisipasi dalam cabang olah raga tersebut.
"Tekad kami membawa olahraga baru Domino di DIY berkembang dan berprestasi," tandasnya. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin