RADAR JOGJA - Xabi Alonso mengecam Diego Simeone atas perselisihannya dengan Vinicius Junior selama kemenangan Real Madrid 2-1 atas Atletico Madrid di semifinal Supercopa de Espana/ PIala Super Spanyol, dengan mengatakan 'tidak ada yang bisa diterima.'
Federico Valverde membawa Los Blancos unggul melalui tendangan bebas di menit kedua, dan Rodrygo menambah keunggulan menjadi 2-0 di babak kedua, sebelum Alexander Sorloth memperkecil kedudukan untuk Los Rojiblancos, dengan tim Xabi Alonso akan menghadapi Barcelona di final di Jeddah, Arab Saudi pada Senin (12/1) dini hari mendatang.
Rekaman TV tampaknya menunjukkan Simeone di pinggir lapangan berulang kali mengatakan kepada Vinicius bahwa presiden Real Madrid Florentino Perez 'akan menyingkirkannya' selama pertandingan, sebelum menunjuk ke arah siulan dari penonton ketika sang penyerang diganti.
"Saya tidak menyukainya," kata Alonso, ketika ditanya tentang perilaku Simeone. "Saya melihat 'Cholo' mengatakan sesuatu kepadanya. Bagi saya, hal-hal seperti itu melampaui batas dalam hal menghormati rekan setim... tidak ada yang bisa diterima," imbuhnya.
"Saya mencoba untuk menghormati pemain dari tim lawan. Ketika saya melihat dan mendengar apa yang dikatakan Simeone, saya semakin tidak menyukainya. Apa yang dia katakan bukanlah contoh seorang olahragawan yang baik. Anda harus menghormati lawan Anda. Ada batasnya," jelasnya.
Baik Simeone maupun Vinicius diberi kartu kuning oleh wasit setelah bertukar kata-kata saat pemain tersebut meninggalkan lapangan.
Alonso juga mengkonfirmasi bahwa Kylian Mbappe, yang absen di semifinal karena cedera lutut, dijadwalkan terbang ke Jeddah pada menjelang final El Clasico di kompetisi ini.
"Kylian berangkat besok," kata Alonso. "Dia jauh lebih baik, dia sudah berlatih, perasaannya bagus," tegasnya.
Simeone tidak membantah bahwa dia mengatakan Real Madrid berencana untuk menyingkirkan Vinicius, dan dia menolak untuk menjelaskan lebih lanjut ketika ditanya tentang insiden tersebut.
"Saya tidak punya apa-apa untuk dikatakan," kata pelatih Atletico itu. "Saya selalu mengatakan, sejak saya masih menjadi pemain: hal-hal yang terjadi di lapangan tetap di lapangan. Saya tidak punya apa-apa lagi untuk dikatakan," lanjutnya.
"Saya sangat menghormati semua pemain Real Madrid," pungkasnya.
Simeone juga bertukar kata dengan pemain pengganti Madrid, Dani Carvajal, saat jeda, dan dengan Valverde ketika Vinícius ditarik keluar.
"Ada kode etik di antara para pemain sepak bola, pelatih," kata Valverde. "Itu bagian dari sepak bola. Ini derbi. Yang penting adalah itu tetap di lapangan. Sepak bola harus memiliki percikan itu," imbuhnya.
Editor : Satria Putra Sejati