JOGJA - PSIM Jogja akan menjalani laga penting pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 yang sekaligus menjadi pertandingan penutup kompetisi di putaran pertama.
Sabtu (10/1/2026), Laskar Mataram bertandang ke markas Madura United dengan kondisi tim belum ideal.
Skuad asuhan Jean Paul van Gastel dipastikan tidak bisa tampil dengan kekuatan penuh. Badai cedera yang melanda dalam beberapa pekan terakhir belum sepenuhnya mereda. Ditambah ada pemain yang harus absen akibat akumulasi kartu kuning.
Van Gastel mengonfirmasi, sejumlah pemain pilar masih belum pulih sepenuhnya dari cedera, di antaranya Anton Fase, Yusaku Yamadera, Harlan Suardi, hingga Donny Warmerdam.
Sementara itu, kapten tim Reva Adi juga harus menepi karena akumulasi kartu kuning.
"Ya, Reva absen, lalu Anton dan Yusaku juga masih pemulihan cedera. Mereka sudah melewati beberapa hari, tapi butuh waktu pemulihan beberapa minggu lagi," katanya, Kamis (8/1/2026).
Meski dalam kondisi pincang, Van Gastel tetap mencoba melihat situasi ini dari sisi positif. Ia menilai absennya beberapa pemain membuka peluang bagi pemain lain yang selama ini minim menit bermain untuk menunjukkan kualitasnya.
"Bagi kami ini akan menjadi pertandingan yang sulit lagi karena kami masih kehilangan pemain. Namun pemain yang jarang bermain bisa menunjukkan kemampuan mereka lagi," tuturnya.
Terkait kekuatan Madura United sebagai tuan rumah, pelatih asal Belanda itu menilai lawan patut diwaspadai. Madura United disebut mengalami peningkatan performa setelah melakukan pergantian pelatih pada November lalu.
"Madura belum lama melakukan pergantian pelatih, saya rasa mereka mulai bermain lebih baik. Mereka mengumpulkan lebih banyak poin. Jadi, bagi kami ini akan menjadi tantangan lagi," ulasnya.
Dengan kondisi skuad yang belum komplet serta tren yang cukup positif tuan rumah, laga ini diprediksi berjalan ketat. Namun PSIM dituntut tetap tampil maksimal demi menutup putaran pertama dengan hasil positif. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun