Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kiper Cahya Supriadi Jadi Andalan PSIM Jogja, Tetap Rendah Hati meski Rutin Dipanggil Timnas

Fahmi Fahriza • Selasa, 30 Desember 2025 | 04:34 WIB
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi.
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi.

 

JOGJA - Kiper muda PSIM Jogja Cahya Supriadi terus menunjukkan perkembangan positif sepanjang musim ini. Penjaga gawang berusia 22 tahun itu secara reguler mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia, khususnya di kelompok usia U-23.

 

Ia menilai kesempatan itu tak lepas dari menit bermain yang cukup banyak dia dapatkan bersama PSIM pada kompetisi BRI Super League musim ini.


Hingga pekan terkini, dari 14 pertandingan yang telah dilakoni PSIM, Cahya tercatat tampil dalam 12 laga dan berhasil membukukan empat clean sheet atau nirbobol. Dua laga lainnya ia lewatkan karena pada saat yang sama harus memenuhi panggilan memperkuat Timnas.


"Senang bisa tampil dan membela Timnas. Tapi juga ada evaluasi, termasuk evaluasi diri saya sendiri, saya harus lebih baik dan terus berkembang lagi," katanya Senin (29/12).


Cahya menegaskan, ia tidak ingin cepat puas dengan capaian yang diraihnya sejauh ini. Ia menekankan komitmennya untuk terus bekerja keras, baik di level klub maupun tim nasional.
"Tentu saja saya harus selalu fokus dan kerja keras di sini, maupun di Timnas Indonesia," ungkapnya.


Didatangkan PSIM pada musim ini, Cahya langsung menjadi salah satu pilar penting di bawah asuhan Pelatih Jean Paul van Gastel. Kepercayaan untuk menjadi pilihan utama di bawah mistar menjadi modal berharga baginya untuk berkembang.


"Saya berterimakasih kepada coach karena sudah memberi kesempatan saya berkembang dan mempercayai saya," ujarnya.


Saat ditanya mengenai tipe kiper yang melekat pada dirinya, Cahya mengaku belum ingin banyak memberi label. Baginya, proses belajar masih terus berjalan, termasuk dengan menimba ilmu dari para penjaga gawang lainnya.


"Saya tidak bisa menjelaskan saya ini tipe kiper seperti apa. Namun saya terus belajar dari banyak kiper lain untuk mengambil ilmu dan pengalaman mereka," tandasnya.


Dengan konsistensi performa dan kesempatan bermain yang rutin, Cahya berharap mampu menjaga grafik peningkatan penampilan. Sekaligus memberikan kontribusi maksimal bagi PSIM Jogja dan Timnas Indonesia. (iza/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#cahya supriadi #Klub #Timnas #PENJAGA GAWANG #BRI Super League #Laskar Mataram #kiper #Mistar #PSIM Jogja