RADAR JOGJA - Penyerang Liverpool, Hugo Ekitike, yang mencetak lima gol dalam empat pertandingan, menunjukkan bahwa ia mulai memahami Premier League/ Liga Inggris.
Namun, manajer The Reds, Arne Slot mengakui bahwa ia harus mendorong Ekitike untuk mencapai level saat ini.
Pemain berusia 22 tahun itu mencetak gol dalam tiga penampilan pertamanya setelah pindah dari Eintracht Frankfurt, namun kedatangan Alexander Isak seharga £125 juta mencuri sebagian sorotan darinya.
Ia kemudian mengalami periode tiga gol dalam 17 pertandingan berikutnya, karena integrasi pemain rekor transfer Inggris dan kesulitan tim di lapangan memengaruhi performanya.
Namun, dengan Isak absen selama beberapa bulan dan Mohamed Salah di Piala Afrika, ada tanggung jawab yang lebih besar bagi pemain internasional Prancis ini.
Dan kerja kerasnya dalam beradaptasi dengan sepak bola Inggris, khususnya dari segi fisik, mulai membuahkan hasil dalam performa apiknya saat ini, meskipun Slot harus meyakinkan bahwa hal itu demi kebaikannya.
“Dia menunjukkan kerja keras yang besar untuk mencapai level kebugaran seperti sekarang,” kata pelatih asal Belanda itu.
"Kadang-kadang kami perlu meyakinkannya bahwa semua ini sebenarnya diperlukan untuk menjadi lebih kuat, tapi dia selalu melakukannya, tidak selalu dengan senyum di wajahnya, tapi dia benar-benar bekerja keras untuk menjadi lebih bugar di dalam dan di luar lapangan," imbuhnya.
“Dia siap untuk menghadapi program yang kita hadapi sekarang, tapi dia bukan satu-satunya penyerang nomor 9 yang saya miliki. Federico Chiesa juga bisa bermain di posisi itu,” jelasnya.
Liverpool memasuki pertandingan kandang melawan Wolves, tim juru kunci, dengan rekor enam pertandingan tak terkalahkan (empat kemenangan, dua imbang) dan tampaknya telah bangkit setelah sembilan kekalahan dalam 12 pertandingan.
Namun, Slot tidak merasa ada banyak perbedaan dalam banyak penampilan selama dua periode tersebut.
“Hal utama yang berubah adalah, selain babak kedua melawan Brighton, kami tidak kebobolan banyak peluang seperti pada periode sebelumnya,” tambahnya.
"Saya juga berpikir kami sedikit lebih beruntung daripada pertandingan sebelumnya karena kami bermain melawan tim-tim yang jauh lebih baik dari kami," lanjutnya.
"Dalam pertandingan terakhir melawan Spurs, saya rasa kami tidak memiliki banyak peluang lebih banyak dari mereka, dan melawan Brighton juga seimbang, dan kedua pertandingan itu kami menangkan," jelasnya.
“Seringkali kami sangat sial dengan hasilnya, hampir setiap kali, tetapi dalam dua pertandingan terakhir, saya tidak akan mengatakan kami tidak pantas mendapatkannya, tetapi pertandingan-pertandingan itu lebih seimbang daripada banyak pertandingan lain yang kami mainkan dan kalah,” pungkasnya.
Editor : Satria Putra Sejati