JOGJA - Dua pembalap muda andalan DIY, Veda Ega Pratama dan Kiandra Ramadhipa, tengah bersiap kembali mengaspal di kancah internasional pada musim balap 2026.
Menjelang keberangkatan ke Eropa, mereka menyempatkan diri menemui Wagub yang juga Ketum KONI DIY Paku Alam X di Kepatihan, Selasa (23/12/2025).
Dalam kunjungan ini, kedua pembalap muda itu meminta doa restu sekaligus mendapatkan suntikan motivasi oleh Paku Alam X.
Setelah meminta doa restu, Veda Ega Pratama menjelaskan, musim depan memang akan menjadi pembuktian besar seiring debutnya di kelas Moto3.
Oleh karena itu, pertemuan dengan Paku Alam X memberikan tambahan semangat dan ilmu yang sangat berharga untuk kariernya ke depan.
"Persiapannya latihan fisik dan motor seperti biasa. Namun porsi fisik lebih diperkuat karena kelas Moto3 ini lebih berat dan kompetisinya jauh lebih ketat. Selain itu, latihan mental juga penting," ujar Veda usai pertemuan.
Menghadapi persaingan di Moto3 yang dihuni pembalap progresif seperti Maximo Quiles hingga Adrian Fernandez, Veda mengaku tetap optimistis meski menyadari statusnya sebagai pendatang baru.
Pembalap asal Gunungkidul ini menargetkan gelar Rookie of the Year, sembari beradaptasi dengan tim, mekanik, serta motor barunya secara bertahap.
"Saya sudah pernah balapan bareng mereka di 2024, jadi seharusnya saya juga bisa bersaing. Saya juga ingin bisa mengungguli rival lama seperti Danish dan Uriarte yang sudah punya pengalaman wildcard lebih dulu," tegasnya.
Sementara Kiandra Ramadhipa juga mengaku tengah mematangkan diri untuk menghadapi tahun keduanya di ajang Red Bull Rookies Cup.
Sebab, pembalap muda asal Sleman ini menargetkan diri bisa tembus ke tiga besar di kejuaraan yang diikutinya.
"Saya harus memberikan yang maksimal agar bisa membawa nama Jogja dan Indonesia ke level yang lebih tinggi," lontarnya.
Maka dari itu, demi mencapai target itu, selama di Indonesia Kiandra rutin mengasah kemampuan di Sirkuit Mandalika dan Sirkuit Boyolali. Tak hanya itu, ia juga menambah porsi latihan fisik agar lebih tangguh saat bertarung di lintasan Eropa.
"Tadi sempat dibahas soal rencana pembangunan sirkuit di Jogja. Harapannya bisa secepatnya, karena sirkuit sangat penting untuk menambah jam terbang latihan di atas motor," jelasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun