YOGYAKARTA – Pengurus Daerah Wushu Indonesia (PDWI) Daerah Istimewa Yogyakarta resmi memiliki kepengurusan baru. Ellyn Subiyanti dilantik sebagai Ketua PDWI DIY periode 2025–2029 dalam acara pengukuhan dan pelantikan yang digelar di Yogyakarta, Sabtu (20/1/2025).
Ellyn menggantikan Muwardi Gunawan yang sebelumnya memimpin Wushu DIY selama tiga periode.
Dalam sambutannya, Ellyn menegaskan pentingnya komunikasi dan koordinasi antarpengurus demi kemajuan organisasi dan prestasi atlet wushu di DIY.
“Ini pengalaman baru bagi saya. Karena itu saya membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh pengurus, Pembina Wushu DIY Andi S, para penasehat, serta Dewan Kehormatan agar kepengurusan ini berjalan optimal,” ujar Ellyn.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI), Ngatino SH MH.
Ia mengapresiasi terbentuknya kepengurusan baru PDWI DIY dan berharap wushu di Yogyakarta mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi hingga level nasional dan internasional.
Menurut Ngatino, wushu saat ini masuk dalam 14 cabang olahraga andalan nasional.
Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi atlet untuk berkembang serta meraih prestasi di berbagai ajang kejuaraan.
Apresiasi juga disampaikan Rochiman, Wakil Bidang Organisasi KONI DIY.
Ia mengucapkan terima kasih kepada kepengurusan lama sekaligus berharap kepengurusan baru mampu membawa wushu DIY semakin maju.
Rochiman menambahkan, Pekan Olahraga Daerah (Porda) dan Pekan Olahraga Nasional (PON) menjadi agenda penting yang tengah disiapkan KONI DIY.
Cabang olahraga wushu diharapkan mampu memberikan kontribusi prestasi terbaik bagi kontingen DIY.
Kepengurusan PDWI DIY periode ini turut melibatkan generasi muda.
Diharapkan kehadiran mereka mampu memberi warna baru dalam pembinaan dan pengembangan wushu di Yogyakarta.
Fokus pembinaan diarahkan pada dua nomor utama, yakni Taolu dan Sanda.
Melalui pembinaan berkelanjutan pada kedua nomor tersebut, PDWI DIY menargetkan lahirnya atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Yogyakarta sekaligus Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin