SLEMAN - Bek senior PSS Sleman Jajang Mulyana menilai peta persaingan Grup Timur bakal semakin memanas.
Bangkitnya sejumlah tim papan bawah seperti PSIS Semarang, menjadi alarm bahaya untuk tim Laskar Sembada.
Bukan tanpa alasan ia mengatakan hal itu.
Sebab, menurutnya, dinamika perubahan kekuatan tim-tim lain pasti terasa saat mereka mulai melakukan perombakan di dalam skuadnya.
Pergerakan transfer pemain di jendela transfer paruh musim ini, lanjutnya, membuat membuat kekuatan tim lawan bakal sulit diprediksi.
"Di putaran kedua mereka akan berbenah dan mungkin mereka juga tidak mau terdegradasi ke Liga 3," ungkapnya, Jumat (19/12/2025).
Meskipun saat ini tim-tim lain mulai menujukkan taringnya, pemain yang akrab disapa Jamul ini tidak mau ambil pusing.
Pemain bernomor punggung 73 ini meminta kepada rekan-rekannya untuk tetap fokus di dalam skuad tim PSS.
Apalagi, tim Super Elja sendiri harus bisa mendulang poin penuh di laga-laga ke depan. Kemenangan menjadi harga mati untuk mengamankan tiket promosi.
Sehingga hal yang paling realistis bagi Jamul adalah fukos untuk tim.
PSS juga tidak boleh terpengaruh oleh manuver tim lain.
Sebab, mantan pemain Persiku Kudus ini ingin tim Bumi Sembada selalu meraih kemenangan di setiap pertandingan ke depan.
"Kami harus bisa ambil poin biar kami tetap ada di peringkat atas," lontarnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun