JOGJA - Situasi kurang ideal tengah dialami PSIM Jogja, khususnya di sektor penjaga gawang. Meski secara komposisi memiliki empat kiper dalam daftar skuad, sementara waktu hanya dua nama yang benar-benar siap dan tersedia yakni Khairul Fikri dan Gilang Ardha.
Kiper utama PSIM Cahya Supriadi masih harus membagi fokus lantaran secara reguler mendapat panggilan ke Timnas Indonesia U-23. Kondisi itu membuat Cahya beberapa kali absen dari sesi latihan maupun pertandingan bersama PSIM.
Sementara kiper kedua Harlan Suardi belum bisa memperkuat tim karena tengah menjalani pemulihan cedera meniskus pada lutut kanan. Estimasi waktu pemulihan sekitar dua bulan.
Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel menilai kondisi ini sebagai bagian dari dinamika yang harus dihadapi sebuah tim sepanjang kompetisi. "Memang begitu keadaannya. Kalau kiper pertama Anda sedang ada agenda bersama Timnas dan kiper kedua Anda cedera, maka Anda harus memainkan kiper ketiga," tuturnya Selasa (16/12).
Kepercayaan Van Gastel terhadap kiper ketiga PSIM, Khairul Fikri, bukan tanpa alasan. Fikri telah mencatatkan debutnya di BRI Super League 2025/2026 saat PSIM menghadapi Persija Jakarta. Dalam laga itu, penampilannya dinilai cukup meyakinkan.
Van Gastel mengaku puas dengan performa yang ditunjukkan Fikri di laga perdananya itu. Meskipun di laga tersebut PSIM harus takluk dengan skor 2-0. "Dia melakukan pekerjaan yang fantastis di Jakarta. Itu memberi saya kepercayaan diri dan untuk dirinya sendiri, bahwa dia mampu bermain di pertandingan semacam itu," katanya.
Meski demikian, Van Gastel tetap menegaskan pentingnya kondisi kebugaran seluruh pemain. Menurutnya, ketersediaan pemain yang fit akan memberikan lebih banyak opsi dan persaingan yang juga sehat dalam tim.
"Jelas saya ingin semua orang bugar, karena dengan begitu saya bisa memilih dan mereka saling bersaing juga, serta bisa mengeluarkan yang terbaik dari diri mereka," ulasnya.
Menatap laga berikutnya kontra Persijap Jepara 23 Desember mendatang, Van Gastel berharap situasi di pos penjaga gawang bisa lebih ideal. Ia optimistis Cahya Supriadi dapat segera kembali bergabung bersama tim sebelum pertandingan itu digelar. (iza/laz)