JOGJA - PSIM Jogja akan mencatatkan sejarah baru pada Desember ini dengan melakoni pertandingan malam hari untuk kali pertama di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul. Kepastian itu menyusul rampungnya penambahan fasilitas lampu stadion yang membuat SSA dinilai layak dan siap menggelar laga pada malam hari.
Laga malam perdana PSIM di SSA dijadwalkan berlangsung 30 Desember 2025 saat menjamu PSBS Biak. Pertandingan itu merupakan laga tunda BRI Super League 2025/2026 pekan ke-8, yang semula dijadwalkan 2 Oktober lalu. Penundaan karena berbenturan dengan agenda Timnas Indonesia.
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel turut memberikan tanggapan terkait kepastian timnya akan bermain pada malam hari di SSA. Menurutnya, kesiapan fasilitas menjadi faktor utama agar pertandingan malam dapat digelar dengan baik.
"Jelas, jika kita harus bermain di malam hari, kita harus memiliki lampu dan kita sudah memiliki itu sekarang," ujar Van Gastel Senin (15/12).
Meski demikian, pelatih asal Belanda itu mengaku belum bisa memastikan apakah laga malam hari di SSA akan memberikan keuntungan tersendiri bagi timnya. Pasalnya, PSIM belum memiliki pengalaman bermain malam di stadion tersebut.
"Saya tidak tahu apakah bermain malam hari di SSA akan lebih mudah, karena sebelumnya kami tidak pernah bermain malam di Sultan Agung. Jadi, saya tidak tahu," ucapnya.
Van Gastel menegaskan, pada prinsipnya waktu pertandingan, baik sore maupun malam hari, tidak menjadi persoalan bagi dirinya. Selama kondisi lapangan berada dalam kualitas yang baik dan aman bagi para pemain.
"Bagi saya, tidak masalah jika kita bermain di sore hari atau malam. Selama kondisi dan kualitas lapangan serta rumputnya baik, maka ya tetap bagus dan aman saja," tegasnya.
Van Gastel mengakui pertandingan malam hari cenderung lebih menguntungkan dari sisi cuaca dan suhu. Terutama jika dibandingkan dengan laga sore hari yang kerap berlangsung dalam kondisi panas.
"Secara garis besar, bermain di malam hari lebih memudahkan dari segi cuaca dan suhu daripada harus bermain di sore hari yang terik," tandasnya.
Pertandingan kontra PSBS Biak nanti sekaligus menjadi ujian awal bagi Laskar Mataram dalam beradaptasi dengan atmosfer laga malam di SSA yang kini telah dilengkapi fasilitas pencahayaan standar pertandingan malam sesuai ketentuan dan regulasi Ileague. (iza/laz)