Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lampu Stadion Sultan Agung Bantul Penuhi Standar, PSIM Jogja Siap Gelar Laga Malam Hari

Fahmi Fahriza • Rabu, 10 Desember 2025 | 03:58 WIB

resmi dinyatakan rampung. Pengerjaan teknis, termasuk pengukuran intensitas cahaya atau lux, telah diselesaikan pada akhir pekan lalu, tepatnya Sabtu (6/12).
resmi dinyatakan rampung. Pengerjaan teknis, termasuk pengukuran intensitas cahaya atau lux, telah diselesaikan pada akhir pekan lalu, tepatnya Sabtu (6/12).
 

JOGJA - Kabar baik datang dari markas PSIM Jogja setelah proses peningkatan fasilitas pencahayaan di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, resmi dinyatakan rampung. Pengerjaan teknis, termasuk pengukuran intensitas cahaya atau lux, telah diselesaikan pada akhir pekan lalu, tepatnya Sabtu (6/12).


Peningkatan kualitas penerangan ini merupakan bentuk penyesuaian terhadap regulasi kompetisi Super League musim 2025/2026. Operator kompetisi, ILeague, menetapkan bahwa setiap stadion yang menggelar pertandingan malam wajib memenuhi standar pencahayaan horizontal rata-rata sebesar 1.600 lux.


Standar ini dinilai penting untuk memastikan visibilitas optimal bagi pemain, perangkat pertandingan, hingga penonton di stadion maupun pemirsa siaran televisi.


Manajemen PSIM Jogja merespons cepat tuntutan tersebut dengan memastikan infrastruktur SSA benar-benar siap digunakan. General Manager PSIM Jogja Steven Sunny mengonfirmasi, seluruh tahapan pengerjaan berjalan sesuai rencana dan tanpa hambatan berarti.
"Proses pengerjaan lampu di SSA sudah di tahap finalisasi pembidikan arah cahaya atau aiming dan pengukuran di lapangan," ujar Steven, Selasa (9/12).


Saat ini, klub tinggal menunggu hasil laporan teknis secara menyeluruh sebelum melaporkannya kepada ILeague sebagai bentuk validasi resmi kelayakan stadion untuk laga malam.
"Kami sedang menunggu laporan komprehensif pekan ini. Setelah itu, kami akan melaporkan perkembangan ini secara resmi kepada ILeague," bebernya.


Untuk diketahui, peningkatan kualitas lampu stadion ini dilakukan secara total dan menyeluruh. Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Jogja Wendy Umar menjelaskan detail teknis pengerjaan yang mencakup penggantian dan perawatan unit lampu.

Disebutkan, ada penggantian 18 titik lampu di setiap tiang. Jadi, total sekitar 72 lampu baru yang dipasang. "Selain penggantian, lampu-lampu lainnya juga menjalani perawatan dan pembersihan. Pengukuran lux juga sudah dilakukan," jelas Wendy.


Untuk memastikan hasil pencahayaan benar-benar presisi dan sesuai dengan standar yang ditetapkan, Panpel PSIM turut menggandeng tenaga ahli serta konsultan langsung dari ILeague.
"Kami pakai jasa konsultan dari ILeague dan mengikuti arahan mereka untuk memenuhi standar. Saat ini, kami tinggal menunggu laporan lengkap hasil pengukurannya," tambahnya.


Meskipun nilai intensitas cahaya pada beberapa titik tidak seragam, sesuatu yang lazim terjadi dalam pengukuran stadion, namun hasil awal menunjukkan bahwa SSA telah memenuhi ambang batas standar pencahayaan yang diizinkan untuk menggelar pertandingan malam hari.


"Masing-masing titik memang memiliki nilai lux yang berbeda, tetapi rata-rata keseluruhan sudah mencukupi untuk digunakan dalam laga malam. Hasil pengukurannya sudah memenuhi standar ILeague. Artinya, PSIM sudah bisa bermain malam di Stadion Sultan Agung," tegas Wendy.


Dengan rampungnya peningkatan fasilitas ini, PSIM Jogja semakin siap menyambut laga-laga malam yang kerap dinantikan suporter. Perbaikan infrastruktur SSA juga menjadi langkah penting dalam mendukung profesionalisme klub serta kenyamanan atmosfer pertandingan. (iza/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#lampu #fasilitas #stadion sultan agung #Laga #Laskar Mataram #malam hari #SSA #PSIM Jogja