RADAR JOGJA - Xabi Alonso mengatakan Real Madrid marah setelah kekalahan 2-0 di La Liga dari Celta Vigo dan mengkritik kinerja wasit setelah dua kartu merah yang diterima Los Blancos untuk Fran Garcia dan Alvaro Carreras.
Alonso meminta Real Madrid untuk bereaksi dalam pertandingan Liga Champions tengah pekan melawan Manchester City.
Williot Swedberg mencetak dua gol di Bernabeu, sementara Los Blancos kehilangan bek tengah Eder Militao karena cedera di babak pertama, sementara bek Fran Garcia dan Alvaro Carreras diusir keluar lapangan.
Hasil ini membuat Los Blancos tertinggal empat poin dari Barcelona di puncak klasemen La Liga, dan meningkatkan tekanan pada Alonso, yang hanya meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan liga terakhir.
"Kami marah, ini bukan pertandingan atau hasil yang kami inginkan," kata Alonso dalam konferensi pers pascapertandingan.
"Cedera Militao merugikan kami, dan sulit untuk pulih," imbuhnya.
"Kami mencoba menyesuaikan diri, tetapi ini bukan pertandingan yang kami inginkan. Kami harus bangkit secepat mungkin, masih banyak pertandingan liga tersisa, dan pada hari Rabu kami akan menghadapi pertandingan melawan Manchester City di Liga Champions untuk bereaksi, dan menghilangkan rasa tidak enak dari mulut kami," jelasnya.
Real Madrid tampak telah bangkit dari rentetan tiga pertandingan La Liga berturut-turut dengan kemenangan di tengah pekan melawan Athletic Club, tetapi kekalahan dari Celta merupakan kemunduran yang signifikan.
Alonso mengakui kekalahan tersebut bukanlah hal yang Los Blancos harapkan.
"Kami berencana bermain dengan ritme yang baik, dan kami kekurangan beberapa hal... Kami hampir mencapai performa terbaik kami dengan 10 pemain. Kami harus menunjukkan wajah yang berbeda pada tengah pekan," ungkapnya.
Alonso mengatakan ia tidak senang dengan kinerja wasit Alejandro Quintero, yang mengusir Garcia setelah memberinya dua kartu kuning dalam dua menit, dan kemudian mengusir Carreras di waktu tambahan karena melakukan pelanggaran.
"Saya tidak suka kinerja wasit itu," kata Alonso. "Dengan kartu untuk Carreras, saya tidak tahu, itu sangat bisa diperdebatkan. Wasit terlalu cepat mengambil keputusan. Saya tidak suka itu, itu di luar kendali," tambahnya.
Alonso, yang menggantikan Carlo Ancelotti sebagai pelatih Real Madrid musim panas lalu, menolak menyalahkan para pemainnya atas hasil mengecewakan tim.
"Kita semua bertanggung jawab, kita semua bersama," katanya. "Ini tanggung jawab semua orang, bukan hanya para pemain, para pelatih, kita semua harus melakukan semuanya dengan baik," tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati