RADAR JOGJA - Manchester City memperkecil ketertinggalan dari Arsenal di puncak klasemen Premier League/ Liga Inggris menjadi dua poin dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Sunderland pada Sabtu (6/12) malam.
Bek tengah Ruben Dias dan Josko Gvardiol membuka jalan bagi tim asuhan Pep Guardiola dengan dua gol cepat sebelum jeda di Stadion Etihad.
Phil Foden memastikan kemenangan setelah 65 menit, tetapi gol kelimanya dalam tiga pertandingan juga tak lepas dari momen magis Rayan Cherki.
Pemain Prancis itu memberikan umpan silang rabona yang luar biasa untuk sundulan Foden, yang membentur mistar gawang.
Momen inspiratif itu secara efektif mengakhiri perlawanan Sunderland, yang bermain dengan 10 pemain setelah pemain pengganti Luke O'Nien diusir keluar lapangan pada masa injury time.
Sebelum gol Foden, The Black Cats, yang memulai pertandingan di posisi kelima, telah mengancam untuk bangkit. Sebaliknya, mereka harus menyesali awal yang lambat, sementara The Citizens, setelah berhasil menahan serangan balik dari Leeds dan Fulham pekan lalu, merasa lega karena terhindar dari ancaman lain.
Manchester City kini akan bertandang ke Real Madrid untuk pertandingan Liga Champions berikutnya pada tengah pekan dengan percaya diri karena yakin bahwa tantangan gelar domestik kembali terbuka.
Pertandingan berjalan lambat dan Manchester City perlu bersabar untuk memanfaatkan kekalahan Arsenal di Aston Villa.
Hampir tidak ada yang menarik di setengah jam pertama, meskipun Enzo Le Fee hampir mencetak gol bagi Sunderland dari jarak jauh.
Manchester City mengambil kendali melalui sumber-sumber tak terduga, Dias dan Gvardiol.
Dias mencetak gol pertama dengan tendangan keras ke pojok atas gawang dari jarak 25 yard pada menit ke-31 setelah bergerak maju untuk membantu serangan.
Sunderland nyaris mencetak gol lagi sebelum The Citizens menggandakan keunggulan.
Kali ini Gvardiol menyelesaikannya dengan sempurna, melompat tepat waktu untuk menyundul bola ke tiang jauh setelah menerima umpan sepak pojok dari Foden.
Manchester City hampir mencetak gol ketiga di awal babak kedua ketika Jeremy Doku menerobos dan melepaskan tembakan melengkung rendah yang membentur tiang gawang, sementara umpan susulan Foden diblok.
Kekhawatiran itu tampaknya membangunkan Sunderland dan Dias melakukan kesalahan beberapa saat kemudian, memberi peluang kepada Wilson Isidor.
Gianluigi Donnarumma bereaksi cepat untuk memblok penyerang tersebut, yang juga gagal mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir di Anfield karena sapuan di garis gawang.
Sunderland bahkan nyaris mencetak gol ketika Granit Xhaka membentur tiang gawang dari tendangan sudut, tetapi, seiring permainan semakin terbuka, Erling Haaland yang biasanya tenang digagalkan oleh sundulan Lutsharel Geertruida yang tepat berada di garis gawang.
Manchester City meningkatkan intensitas permainan dan Haaland, yang hanya menyentuh bola dua kali di sepanjang babak pertama, melancarkan serangan dengan berlari ke arah depan. Ia memberi umpan kepada Cherki yang melebar dan pemain Prancis itu mencapai garis gawang sebelum kembali dan memberikan assist gemilangnya yang disundul Foden.
Cherki sendiri seharusnya bisa menambah keunggulan, tetapi tembakannya tepat mengarah ke Robin Roefs, yang juga ditepis Doku.
Kesulitan Sunderland bertambah ketika O'Nien, yang baru masuk lapangan pada menit ke-88, diusir keluar lapangan karena tekel buruknya terhadap Mathues Nunes.
Editor : Satria Putra Sejati