RADAR JOGJA - Manchester United kembali mengalami malam yang membuat frustrasi di Old Trafford setelah gol Soungoutou Magassa di menit-menit akhir memastikan hasil imbang 1-1 bagi West Ham United di Premier League/ Liga Inggris.
Setan Merah asuhan Ruben Amorim menelan kekalahan tipis 1-0 di kandang sendiri dari Everton pada laga kandang terakhir, tetapi berhasil kembali ke jalur kemenangan dengan kemenangan 2-1 atas Crystal Palace.
Diogo Dalot membawa Manchester United di jalur kemenangan lainnya, namun ia digagalkan dari situasi sepak pojok oleh Magassa yang melepaskan tembakan setelah menghalau bola di garis gawang untuk memastikan tim asuhan Nuno Espirito Santo mencuri satu poin.
Kebobolan di menit ke-83 tersebut sebenarnya dapat dihindari, tetapi menegaskan bahwa pembangunan kembali Setan Merah masih jauh dari kata sempurna, dengan ejekan menyambut peluit akhir.
Manchester United memulai dengan lambat, tetapi permainan mulai membaik di Old Trafford, di mana mantan bek kanan Setan Merah, Aaron Wan-Bissaka, menghentikan tendangan Joshua Zirkzee yang terbentur tiang gawang sebelum Bruno Fernandes menyerempet tiang gawang.
Dalot tampaknya telah mengamankan kemenangan tim Amorim dengan sentuhan dan penyelesaian apik di awal babak kedua yang diakhiri dengan gol pemain terbaik pertandingan, Magassa, setelah tuan rumah gagal memanfaatkan tendangan sudut.
West Ham bermain bertahan hingga akhir pertandingan dan telah menyulitkan sejak awal, terutama bagi Ayden Heaven.
Pemain berusia 19 tahun itu mendapatkan kartu kuning delapan menit setelah memulai debutnya sebagai starter di liga musim ini dan The Hammers menciptakan beberapa peluang setengah-setengah, termasuk satu peluang yang diblok sang bek dari Jean Clair-Todibo.
Fernandes mencoba membangkitkan semangat Manchester United dan, setelah merasa dirugikan karena tidak mendapatkan apa pun setelah dilanggar oleh Tomas Soucek dan Freddie Potts, mendapatkan tendangan sudut yang hampir saja membuka keunggulan.
Bryan Mbeumo menerima bola mati pendek dari sang kapten, yang kemudian mengoper bola kembali kepada sang penyerang untuk melepaskan tendangan kaki kiri yang indah dan membelok ke sudut jauh gawang hingga intervensi brilian Alphonse Areola.
Setan Merah kembali mengancam pada menit ke-28. Wan-Bissaka menepis bola di garis gawang setelah Zirkzee berhasil memanfaatkan umpan silang dengan pahanya, sementara umpan lambung Matheus Cunha diblok sebelum tendangan akrobatik Fernandes membentur tiang gawang.
Baca Juga: DLH Bantul Susun Rencana Induk Persampahan, Fokus Masa Transisi dan Pengolahan Mandiri
Tuan rumah tetap unggul, tetapi tak banyak menciptakan peluang berarti hingga jeda.
Magassa membentur gawang samping saat jeda babak kedua dimulai dengan Leny Yoro masuk menggantikan Heaven yang goyah.
Manchester United, seperti di babak pertama, mendominasi penguasaan bola dan memecah kebuntuan pada menit ke-58.
Tembakan Casemiro dari jarak 20 yard yang terdefleksi jatuh ke Dalot yang tak terkawal di sekitar titik penalti, dengan bek sayap tersebut menyentuh bola dan mengecoh Areola di depan Stretford End.
Areola turun tangan untuk mencegah Magassa membelokkan bola ke gawangnya sendiri tak lama kemudian, dengan Dalot digantikan oleh Patrick Dorgu yang disambut tepuk tangan meriah pada menit ke-68.
Bowen adalah ancaman terbesar West Ham, tetapi hanya sedikit rekan setimnya yang tampak selevel dengannya, dengan sundulan Fernandes yang ditepis di sisi lain lapangan.
Amorim melakukan pergantian pemain seiring waktu berjalan, tetapi timnya tidak mampu mempertahankan tiga poin.
Tendangan sudut pemain pengganti Andy Irving dibelokkan ke tiang dekat oleh Bowen, dengan Noussair Mazraoui menepis bola di garis gawang tetapi hanya sampai ke Magassa untuk melepaskan tembakan.
Situasi yang lebih buruk bisa saja terjadi segera setelah Bowen memotong dari Luke Shaw dan mengirimkan umpan mendatar yang berhasil ditepis Amad Diallo.
Editor : Satria Putra Sejati