SLEMAN – Penjaga gawang PSS Sleman Muhammad Fahri (M Fahri) masih diragukan bisa mengikuti sesi latihan perdana tim pada Kamis (4/12/2025) setelah masa libur usai.
Ketidakpastian itu muncul lantaran kampung halamannya tengah terdampak bencana, membuat akses kepulangannya ke Bumi Sembada terputus.
Diketahui M Fahri dikabarkan pulang ke kampung halamannya di Langsa, Aceh dalam jatah libur selama sepuluh hari.
Namun, tak disangka kampung halamannya mengalami bencana banjir bandang. Pun dia sempat tersorot kamera saat berjalan di tengah-tengah banjir tersebut.
Karena itu, M Fahri belum dipastikan bisa kembali bergabung latihan bersama tim setelah masa libur itu usai.
Mengingat kondisi kampung halamannya yang masih porak poranda akibat bencana tersebut.
Executive Representative PSS Sleman Vita Subiyakti membenarkan jika kondisi M Fahri tengah mengalami kesulitan.
Meski begitu, pihak klub tetap terus berupaya mencari solusi terbaik agar sang kiper dapat kembali bergabung dalam latihan perdana nanti.
"Sedang dicoba dimaksimalkan. Cuman memang kami sudah dapat kabar bahwa akses memang terputus. Jadi, kami belum bisa menjawab dengan pasti bagaimana (apakah Fahri bisa kembali tepat waktu)," ujarnya, Rabu (3/12/2025).
Baca Juga: Sebanyak 3.513 PPPK Paruh Waktu Sleman Terima SK Pengangkatan, Dipastikan Tidak Ada Kenaikan Gaji
Meskipun demikian, Vita berharap agar kiper berusia 25 tahun itu tetap bisa segera bertolak ke Sleman.
"Sesuai jadwal yang ditentukan. Cuman, ya, tadi teman-teman juga tahu, semua akses kan memang terputus," cetusnya.
Saat disinggung mengenai kemungkinan klub menyalurkan bantuan kepada M Fahri, Vita menyatakan jika pihak manajemen PSS Sleman tetap akan menjunjung tinggi etika perusahaan (company culture) dalam hal donasi dan bantuan.
"Kalau kami melakukan donasi atau apapun, itu kan memang tidak kami publish," tambahnya. (ayu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita