RADAR JOGJA - Derby London akan menutup pekan ke-13 Premier League/ Liga Inggris, saat Chelsea menjamu favorit juara Arsenal di Stamford Bridge pada Minggu (30/11) malam.
Untuk menambah intrik, kedua klub ibu kota memasuki akhir pekan ini dengan bekal kemenangan gemilang di Liga Champions, The Blues mengalahkan Barcelona 3-0 dan The Gunners yang pantas mengalahkan Bayern Munich 3-1.
Meskipun laga utama pekan ini merupakan pertarungan papan atas klasemen, Chelsea tergeser ke posisi kedua sebelum kick-off, karena Manchester City berhasil mengalahkan Leeds United.
Namun, semua tim kecuali satu tim memiliki performa yang lebih buruk daripada juara Piala Dunia Antarklub asuhan Enzo Maresca setelah 12 pekan pertandingan, membuat pembicaraan singkat tentang pergantian manajer beberapa bulan yang lalu menjadi sulit dipercaya.
Masa depan pelatih asal Italia itu dipertanyakan setelah hanya meraih empat kemenangan dari delapan pertandingan di awal musim, tetapi Maresca kini telah memimpin sembilan kemenangan dari 11 pertandingan terakhir tuan rumah di semua kompetisi, termasuk tiga kemenangan terakhir di Liga.
Tottenham Hotspur, Burnley, dan Wolverhampton Wanderers semuanya pernah dibantai The Blues tanpa gol, dan Barcelona yang bermain dengan 10 pemain mengalami nasib yang sama pada tengah pekan, ketika lini pertahanan Hansi Flick yang rapuh diekspos secara brutal oleh raksasa London Barat tersebut.
Kandang tidak selalu menjadi tempat favorit Chelsea musim ini, karena hanya mengumpulkan hampir 44% poin Liga di Stamford Bridge musim ini dimana hanya Tottenham (28%) yang meraih persentase lebih rendah di kandang sendiri.
Pasukan Maresca juga belum pernah menang dua kali berturut-turut di kandang musim ini sehingga kemenangan 3-0 atas Wolves mungkin bukan pertanda baik.
Merespons kemenangan gemilang Chelsea atas Barcelona dengan kemenangan luar biasa di Eropa, Arsenal membalas dendam kecil-kecilan kepada musuh bebuyutan, Bayern Munich, dan kini menjadi satu-satunya tim di Liga Champions dengan rekor 100% setelah lima pekan pertandingan.
Jurrien Timber, Noni Madueke, dan Gabriel Martinelli mengalahkan juara Bundesliga tersebut di London Utara, di mana kemenangan tersebut hampir memastikan tiket The Gunners ke babak 16 besar UCL, tanpa perlu playoff dua leg yang menakutkan.
Banyak yang diungkit dari performa Arsenal yang mencekam pasca jeda internasional, tetapi sang pemuncak klasemen sejauh ini telah melewati kedua ujian tersebut dengan gemilang, termasuk membantai Tottenham Hotspur 4-1 dalam derby London Utara akhir pekan lalu.
Jika tim tamu menang dan hasil lainnya menguntungkan, keunggulan di puncak klasemen bisa menjadi sembilan poin dengan sepertiga musim telah berlalu, meskipun pembicaraan tentang gelar juara masih prematur sementara Desember belum tiba.
Stamford Bridge dulunya merupakan tempat yang tidak menyenangkan bagi tim berkostum merah-putih, tetapi sekarang sudah lebih dari tujuh tahun sejak kalah dalam pertandingan Liga di kandang Chelsea, dan tidak terkalahkan melawan The Blues dalam tujuh pertandingan secara keseluruhan sejak kekalahan kandang 2-0 pada Agustus 2021.
Lebih lanjut, The Gunners hanya pernah menghadapi Chelsea saat berada di puncak klasemen empat kali sebelumnya, dan menang di keempat kesempatan tersebut, meskipun sejarah dan head-to-head seringkali tidak berarti apa-apa dalam pertarungan sengit seperti itu.
Head to head:
16/03/2025 Arsenal 1-0 Chelsea
10/11/2024 Chelsea 1-1 Arsenal
24/04/2024 Arsenal 5-0 Chelsea
21/10/2023 Chelsea 2-2 Arsenal
03/05/2023 Arsenal 3-1 Chelsea
Prediksi susunan pemain:
Chelsea possible starting lineup:
Sanchez; James, Adarabioyo, Chalobah, Cucurella; Caicedo, Fernandez; Estevao, Pedro, Neto; Delap
Arsenal possible starting lineup:
Raya; Timber, Saliba, Hincapie, Calafiori; Eze, Zubimendi, Rice; Saka, Merino, Martinelli
Prediksi:
Kami katakan: Chelsea 1-2 Arsenal
Dari 812 menit tanpa kebobolan hingga kebobolan setidaknya satu gol di tiga pertandingan terakhir, pertahanan Arsenal tak lagi terasa kebal, terutama berkat absennya Gabriel Magalhaes sang pemain kunci.
Chelsea yang diinspirasi Estevao seharusnya mampu menembus pertahanan lawan, tetapi pasukan Arteta mampu menembus pertahanan sesuka hati dan The Gunners seharusnya mampu mengungguli tuan rumah di lini serang untuk kembali menunjukkan performa impresif di ajang perebutan gelar juara.
Editor : Satria Putra Sejati