Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pertandingan Terakhir PSIM Melawan Persija di Stadion Mandala Krida Jogja, Hanya Beberapa Hari Sebelum Gempa Jogja 2006

Heru Pratomo • Jumat, 28 November 2025 | 04:08 WIB

 

M.Irfan Eks pemain PSIM Jogja
M.Irfan Eks pemain PSIM Jogja

JOGJA - Pertandingan PSIM Jogja melawan Persija Jakarta selalu menjadi pertandingan besar dua tim bersejarah di Indonesia.

Saya masih ingat betul pertandingan terakhir PSIM melawan Persija di Stadion Mandala Krida Jogja, hanya beberapa hari sebelum gempa Jogja 2006. Sebelum akhirnya PSIM mundur dari kompetisi.

Sayang saat itu PSIM kalah 1-2, meski saat tandang ke Stadion Lebak Bulus kita mampu menahan imbang. Tapi pertandingan dengan Persija selalu menarik semangat dan ambisi para pemain untuk menunjukkan permainan terbaik.

Apalagi saat itu Persija diperkuat pemain nasional seperti Hendro Kartiko, Hamka Hamzah atau Ismed Sofyan. Selalu menjadi semangat tersendiri bagi pemain melawan tim besar.

Untuk pertandingan besok di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta tentu semangat para pemain PSIM akan tetap tinggi.

Apalagi pertandingan akan digelar malam hari. Statistik menunjukkan bermain tandang dan di malam hari jadi kekuatan lebih bagi PSIM. Tim Persebaya atau Bali United saja bisa dikalahkan di kandang mereka sendiri saat main malam. Mental pemain PSIM luar biasa.

Itu jadi salah satu kekuatan PSIM yang harusnya bisa tampil lepas tanpa beban di Jakarta. Saya lihat bebannya besok malah ada di tuan rumah. Rekor tandang PSIM di super league saat ini dan main saat perayaan ulang tahun mereka akan jadi beban tambahan bagi anak-anak Jakarta.

Dilihat dari klasemen sementara, PSIM bukan tim sembarangan di bawah asuhan Van Gastel. Kalau saya lihat, mereka bukan minim rotasi ya, selalu pergantian pemain di atas menit ke-70. Pemain yang dimasukkan juga itu-itu saja, seperti (Savio) Sheva.

Tapi itu bukti pelatih percaya dengan chemistry pemainnya. Kalau dilihat cara mainnya PSIM kan kelihatan chemistry sangat kuat. Mereka tim yang sulit dikalahkan.

Memang jadi tantangan bagi Van Gastel saat Ze Valente absen besok. Jadi kali pertama PSIM akan bermain tanpa Ze Valente.

Baca Juga: Ganggu Frekuensi, Negara Rugi hingga Rp 600 Juta: 75 Perangkat Telekomunikasi Ilegal Dimusnahkan di Balmon Yogyakarta

Pasti akan terasa kurangnya suplai bola dari tengah dan penetrasi ke depan. Tergantung pelatih akan melakukan rotasi seperti apa. Apakah (Ezequiel) Vidal yang akan ditopang Rakhmatzoda atau gimana. Itu tantangan yang hari dijawab.

Kalau dari Persija absennya Rizky Ridho sepertinya tidak terlalu terasa. Karena masih ada Jordi Amat atau Alan Cardoso. Kedalaman skuad mereka relatif baik.

Tapi sekali lagi pertandingan melawan tim besar seperti Persija akan jadi panggung yang baik pembuktian kualitas Laskar Mataram. Prediksi saya? Bisa menahan Persija di GBK itu sudah luar biasa. (eks pemain PSIM Jogja M.Irfan)

Editor : Herpri Kartun
#Stadion Mandala Krida #Gelora Bung Karno (GBK) #psim jogjakarta #hendro kartiko #PSIM #Sepakbola #gelora bung karno jakarta #psim vs persija #Gelora Bung Karno #Gempa Jogja 2006 #Sport #Stadion Mandala Krida Jogja #Gelora Bung Karno (Jakarta) #m irfan #ismed sofyan #Olahraga #gbk #hamka hamzah #stadion mandala krida yogyakarta #PSIM Jogja