Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rotasi Pep Guardiola Berbalik Menjadi Pukulan Telak, Bayer Leverkusen Taklukkan Manchester City di Etihad

Satria Putra Sejati • Rabu, 26 November 2025 | 16:40 WIB
Pemain Bayer Leverkusen rayakan gol Patrick Schick dalam kemenangan atas Manchester City di Liga Champions
Pemain Bayer Leverkusen rayakan gol Patrick Schick dalam kemenangan atas Manchester City di Liga Champions

RADAR JOGJA - Manchester City harus membayar mahal atas perubahan susunan pemain yang drastis, setelah menelan kekalahan kandang 2-0 yang mengejutkan dari Bayer Leverkusen di Liga Champions.

Keputusan Pep Guardiola untuk mencadangkan sejumlah nama besar, termasuk Erling Haaland dan Gianluigi Donnarumma, menjadi bumerang bagi the Citizens.

Alejandro Grimaldo dan Patrik Schick membawa tim Jerman tersebut meraih kemenangan mengesankan di Stadion Etihad.

Kekalahan tersebut mengakhiri rekor tak terkalahkan Manchester City di liga dan dengan laga tandang sulit ke Real Madrid berikutnya, prospek untuk finis di delapan besar tiba-tiba terlihat melemah.

Haaland termasuk di antara pemain-pemain bintang yang dimainkan di babak kedua, tetapi Bayer Leverkusen memastikan kemenangan sebelum pertandingan genap satu jam berjalan.

Itu bukanlah respons yang diharapkan Guardiola setelah kekalahan dari Newcastle, di mana hanya Nico Gonzalez yang tetap menjadi starter.

Keinginannya untuk melakukan rotasi di tengah program yang padat dapat dimengerti, tetapi ketidakefektifan lini keduanya, terutama dalam serangan yang dipimpin Omar Marmoush, akan menjadi perhatian.

The Citizensmemiliki peluang awal ketika Nathan Ake mencoba menerobos gawang setelah tendangan sudut, tetapi mantan kiper Brentford, Mark Flekken, menepisnya.

Itu adalah kesempatan langka bagi Manchester  City yang, meskipun menguasai bola, kurang tajam di lini depan sementara Haaland hanya menonton dari bangku cadangan.

Die Werkself menahan banyak tekanan tetapi tetap mengancam saat serangan balik dan Rayan Aït-Nouri memblok tendangan keras Ernest Poku.

Tim Jerman itu unggul pada menit ke-23 saat menyerang dari dalam. Ibrahim Maza mengirimkan umpan silang dari sisi kanan dan Christian Kofane memberikan umpan kepada Grimaldo yang mencetak gol.

Respons the Citizens kurang bersemangat dan baru pada menit-menit akhir babak pertama memberikan ancaman. Hal itu diatasi ketika Flekken menjulurkan kakinya untuk memblok umpan rendah dari Oscar Bobb dan kemudian menyelamatkan tendangan jarak jauh dari Tijjani Reijnders.

Guardiola melakukan tiga pergantian pemain di babak pertama, memasukkan Phil Foden, Nico O'Reilly, dan Jeremy Doku, tetapi tempo permainan tidak berubah.

Leverkusen menggandakan keunggulan pada menit ke-54 ketika Schick mendahului Ake untuk menyambut umpan silang Maza dengan sundulan indah yang tak mampu dibendung James Trafford.

Haaland dimasukkan saat pertandingan baru berjalan satu jam dan segera beraksi saat ia berlari mengejar umpan terobosan Foden tetapi Flekken bergegas keluar untuk menyambutnya.

Manchester City meningkatkan tekanan tetapi bek tengah Inggris dan mantan Liverpool, Jarell Quansah, tampil gemilang di pertahanan tim tamu.

Haaland melepaskan tembakan melambung dan Rayan Cherki mendapatkan tendangan bebas yang ditepis tetapi itu bukan malam yang buruk bagi Manchester City.

Editor : Satria Putra Sejati
#patrick schick #Alejandro Grimaldo #bayer leverkusen #liga champions #manchester city #pep guardiola