SLEMAN - Kegagalan PSS Sleman untuk tetap berada di puncak klasemen sementara juga dibayar mahal. Sebab, dalam laga melawan Deltras FC yang berakhir imbang 1-1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (22/11) malam lalu itu, Super Elang Jawa juga harus kehilangan pilar utama lini belakang, Cleberson Souza karena cedera.
Meski legiun asing berpaspor Brasil itu berhasil tampil solid sejak menit awal, duetnya di jantung pertahanan juga sempat membuat barisan penyerang The Lobster julukan Deltras FC kesulitan menembus kotak penalti. Namun petaka datang menjelang turun minum.
Tepat di menit ke-40, Cleberson terlihat menahan sakit dan memberi sinyal tak sanggup melanjutkan pertandingan. Sehingga, situasi itu memaksa juru taktik PSS melakukan pergantian pemain lebih awal. Cleberson langsung ditarik keluar dan posisinya digantikan bek senior Jajang Mulyana.
Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis menjelaskan alasan tim pelatih menarik keluar Cleberson di pertandingan tersebut. Menurutnya, Cleberson saat itu mengalami cedera. Cedera yang dialami anak asuhnya itu cukup mengkhawatirkan.
Berdasarkan observasi awal tim medis di lapangan, lanjut Ansyari, Cleberson hanya mengalami masalah fisik di kakinya. "Mengenai Cleberson dia memang mengalami cedera. Saat itu terlihat ada pembengkakan," katanya, Minggu (23/11).
Absennya Cleberson di skuad utama tentu saja bakal menjadi kerugian besar di tim PSS. Mengingat peran pemain bernomor punggung 4 itu sangat vital untuk mengawal lini pertahanan Laskar Sembada.
Akan tetapi untuk saat ini Ansyari mengaku tidak mau terlalu memikirkan hal tersebut. Sebab, setelah laga kontra Deltras FC, kompetisi akan memasuki masa rehat.
Maka dari itu, Ansyari berharap momen jeda bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh tim medis PSS untuk memulihkan kondisi sang stopper. Ini agar siap merumput kembali saat liga bergulir nanti. "Mudah-mudahan karena ini memasuki jeda kompetisi. Dia (Cleberson) bisa cepat pulih kembali," tandasnya. (ayu/laz)