Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kalahkan Thailand 3-1, Timnas Cerebral Palsy Indonesia Ukir Sejarah Lolos ke Piala Dunia

Satria Putra Sejati • Jumat, 21 November 2025 | 19:59 WIB
Kapten tim Indonesia, Yahya Hernanda, saat melawan tim Australia dalam laga perdana Grup A IFCPF Asia-Oceania Cup 2025 di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (16/11/2025)
Kapten tim Indonesia, Yahya Hernanda, saat melawan tim Australia dalam laga perdana Grup A IFCPF Asia-Oceania Cup 2025 di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (16/11/2025)

RADAR JOGJA - Timnas sepak bola cerebral palsy Indonesia mengukir sejarah baru dengan memastikan tiket ke putaran utama IFCPF World Cup 2026 di Amerika Serikat seperti yang dilansir dari Jawapos.com.

Kepastian tersebut didapat setelah timnas cerebral palsy Indonesia mengalahkan Thailand 3-1 pada semifinal IFCPF Asia Oceania Cup 2025 di Stadion Sriwedari Solo, Kamis.

Pelatih tim Indonesia, Yanuar Dhuma Ardhiyanto, menyebut keberhasilan ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan sepak bola cerebral palsy Tanah Air.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas hasil ini. Ini momentum kebangkitan sepak bola cerebral palsy Indonesia untuk pertama kali lolos ke World Cup,” kata Yanuar dalam keterangan resminya.

Sebelum turnamen bergulir, Indonesia tidak menargetkan tiket ke Piala Dunia 2026. Secara hitungan teknis, Iran dan Australia lebih dijagokan untuk lolos.

Namun kejutan demi kejutan hadir ketika Indonesia mengalahkan Australia 2-1 dan Jepang 1-0, yang menjadi modal percaya diri menuju semifinal.

“Target awal kami hanya masuk empat besar. Tapi setelah melihat perkembangan permainan, saya naikkan target agar lolos ke final. Alhamdulillah bisa tercapai,” ujar Yanuar.

Dalam laga kali ini, tiga gol Indonesia dicetak oleh Hafthah Wicaksono pada menit ke-17, gol bunuh diri Phonpipat Nampaksa pada menit ke-67, serta tembakan Rizky Mulyana menit ke-76. Adapun Thailand sempat menyamakan kedudukan lewat gol Narongchai Thaohong menit ke-21.

Indonesia tampil agresif sejak awal dan unggul cepat melalui Hafthah. Namun kesalahan koordinasi di lini belakang membuat Thailand menyamakan kedudukan.

Perubahan momentum terjadi setelah Yanuar memasukkan Rizky Mulyana, pemain muda dengan kecepatan tinggi yang langsung memberi tekanan pada pertahanan Thailand.

“Kami memang sudah menyiapkan pemain muda yang penuh akselerasi. Dengan serangan khusus, akhirnya bisa menciptakan peluang dan mencetak gol,” ujar Yanuar.

Gol bunuh diri Phonpipat terjadi saat mencoba menghalau sepakan keras Diky Hendrawan, sedangkan gol ketiga lahir dari skema serangan balik cepat melalui penyelesaian akhir Rizky.

Indonesia kini akan tampil pada laga final, sekaligus memastikan satu tempat di IFCPF World Cup 2026.

“Semoga suporter kembali hadir pada final Sabtu malam nanti. Insya Allah kami akan berusaha menjadi juara,” kata Diky Hendrawan yang dinobatkan sebagai pemain terbaik laga.

Editor : Satria Putra Sejati
#Cerebral Palsy #Timnas #timnas sepak bola cerebral palsy Indonesia #world cup #IFCPF #thailand #Indonesia