MAGELANG – Kota Magelang menjadi tuan rumah ajang olahraga bertaraf internasional bertajuk Gladi Barebow 4th Open International. Gelaran ini diikuti sebanyak 304 atlet dan ofisial dari delapan negara di Stadion Moch Soebroto, 20–23 November 2025.
Para atlet berkompetisi untuk memperebutkan piala bergengsi dan hadiah USD 12.500. Ajang ini sekaligus memperebutkan The Mayor of Magelang’s Cup, The Waroeng SS Director’s Cup, serta penghargaan khusus bagi pemecah rekor nasional, Asia, dan internasional.
Panitia kegiatan, Yoyok Hery Wahyono menjelaskan, pemilihan divisi barebow sebagai pusat kompetisi bukan tanpa alasan.
Dalam olahraga panahan, terdapat empat divisi, yakni recurve, compound, nasional, dan barebow. Namun barebow dinilai paling mudah dipelajari masyarakat umum.
"Barebow paling mudah dilakukan masyarakat, alatnya simpel, dan potensinya massal. Ketika barebow memasyarakat, industri panahan lain otomatis ikut terangkat," jelas Yoyok, Kamis (20/11).
Dia menambahkan, pengembangan barebow diyakini dapat mendorong industrialisasi peralatan panahan dalam negeri karena permintaan alat yang dapat tumbuh lebih masif dibanding divisi lain.
"Event olahraga memberi dampak langsung pada perputaran ekonomi," lontarnya.
Damar berharap, Magelang kembali menjadi tuan rumah kegiatan olahraga skala nasional dan internasional lainnya, bukan hanya panahan. Menurutnya, penyelenggaraan event besar adalah bagian dari strategi pertumbuhan ekonomi daerah.
"UMKM laris, hotel terisi, masyarakat merasakan manfaatnya. Ini strategi bagaimana kota tumbuh dan berinovasi," tegasnya. (aya)